Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Buronan Kasus Pengeroyokan Zainal Fattah Tertangkap saat Rampas HP

Tersangka Ari Setiawan saat ditangkap oleh Polsek Asemrowo

Surabaya (beritajatim.com) – Setelah berbulan-bulan kabur dari kejaran polisi, Ari Setiawan (22), warga Jalan Bogen Surabaya yang menjadi buronan dalam kasus pengeroyokan Zainal Fattah akhirnya ditangkap polisi. Ia ditangkap usai nekat merampas ponsel Gita Dian Navela (22) asal Lamongan saat menaiki angkot di Jl Raya Tambak Langon, Surabaya beberapa waktu lalu.

Kabar penangkapan ini dikonfirmasi oleh Kanit Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Agung Suciyono. Dihubungi beritajatim lewat panggilan telepon, ia membenarkan bahwa tersangka perampasan di Jalan Raya Tambak Langon beberapa waktu lalu merupakan buron pengeroyokan Zainal Fattah.

“Iya benar, ditangkap beberapa waktu lalu oleh Polsek Asemrowo saat hendak merampas ponsel penumpang bemo di Tambak Langon. Dia juga Buronan kita,” ujar Agung, Selasa (12/10/2021).

Agung menambahkan bahwa saat ini tersangka sedang ditahan di Polsek Asemrowo. Sedangkan untuk berkas pengeroyokan tetap akan ditangani Polres Pelabuhan Tanjung Perak. “Tersangka sekarang di Polsek Asemrowo karena ditangkapnya saat perampasan. Tapi untuk penanganan pengeroyokan berkas dan lainnya akan ditangani Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” Imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Nia (17) adik kandung Zainal Fattah mengaku sudah mengetahui hal tersebut. Ia pun meminta agar kepolisian tetap menangkap dua pelaku sisanya. “Terima kasih untuk polisi yang menangkap Ari, tetapi perlu diingat masih ada dua orang yang bebas berkeliaran. Saya harap segera tertangkap juga,” kata Nia.

Pasca ditangkapnya Ari Setiawan, saat ini DPO pengeroyokan Zainal Fattah menyisakan dua orang, yakni Rozak dan Sandi. Menanggapi hal tersebut Agung mengatakan pihaknya masih terus memburu kedua DPO tersebut. “Akan kami kejar terus, mohon sabar. Kami akan tangani dengan serius dan profesional sesuai dengan SOP yang berlaku,” pungkasnya. [ang/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar