Hukum & Kriminal

Buron Sejak 2016, Mantan Kades Terpidana Korupsi Akhirnya Dibekuk

Jember (beritajatim.com) – Iwan Hendrik Eko Subroto, mantan kepala Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, akhirnya dibekuk aparat keamanan di rumahnya, Kamis (19/3/2020). Dia sempat menjadi buronan sejak 2016.

“Terpidana sempat berpindah-pindah tempat, ke Cirebon, ke Malang, dengan alasan bekerja. Tapi alhamdulillah, kami lakukan penangkapan tanpa perlawanan,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember Setyo Adhi Wicaksono.

Iwan divonis bersalah dan merugikan negara sebesar Rp 100,169 juta dalam perkara korupsi alokasi dana desa tahun 2007-2008. Majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Surabaya menjatuhkan vonis penjara 10 bulan dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan pada September 2012.

Iwan mengajukan banding dan pada 2013 mendapat tambahan hukuman dari majelis hakim Pengadilan Tinggi Jawa Timur menjadi satu tahun penjara. Tidak puas, ia mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Kasasi diputuskan pada 2015, dan MA menguatkan putusan Pengadilan Tinggi, yakni penjara satu tahun, denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan, dan uang pengganti Rp 62,2 juta.

“Setelah putusan MA terbit dan karena terpidana tidak ditahan, saat kami melaksanakan eksekusi, terpidana melarikan diri. Dia dinyatakan buron atau masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) sejak 2016,” kata Setyo.

Sebenarnya Iwan sudah membayar uang pengganti Rp 62 juta. Namun dia belum membayar denda Rp 50 juta. Setelah ditangkap, dia akan menjalani hukuman satu tahun penjara. Ada kemungkinan dia meminta keringanan hukuman atau cuti bersyarat setelah membayar denda. Namun, menurut Setyo, semua disesuaikan dengan peraturan Menteri Hukum dan HAM. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar