Hukum & Kriminal

Buron Kasus Pengeroyokan di Bojonegoro Diringkus

Pers rilis pelaku pengeroyokan di Mapolres Bojonegoro.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sembilan pelaku pengeroyokan yang menyebabkan satu korban meninggal dan dua luka-luka di Kabupaten Bojonegoro berhasil diringkus. Kini, polisi masih memburu satu pelaku yang masih buron.

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia mengatakan, penangkapan para pelaku dilakukan dibeberapa daerah. Seperti di Madura dan Karanganyar, Jawa Tengah. Diduga mereka berusaha kabur ke luar daerah untuk menghilangkan jejak. “Kerjasama instansi polri kami berhasil mengamankan para pelaku,” ujarnya saat menggelar pers rilis di Mapolres Bojonegoro, Senin (15/2/2021).

Sembilan pelaku yang sempat menjadi daftar pencarian orang (DPO) itu diamankan dari tanggal 8 Februari hingga 14 Februari lalu. Dari sembilan pelaku, empat diantaranya yang diamankan di luar daerah. Dua pelaku, RF (20), FS (20) dan DF (20) diamankan di Sukobana, Madura.

“Satu pelaku berinisial DF yang melarikan diri ke Madura ini yang memukul korban dengan menggunakan batang besi hingga tak sadarkan diri, dan akhirnya meninggal dalam perawatan medis,” ungkapnya.

Sedangkan, dua pelaku diamankan di Daerah Karanganyar, Jawa Tengah berinisial KW (27) dan JS (28) kemarin. Kedua pelaku ini, lanjut Kapolres, memukul korban dengan menggunakan pipa besi dan kayu. Selain para tersangka, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Para tersangka disangka dengan Pasal 170 ayat 2 ke 3e KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan orang meninggal dunia dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. “Kami tidak tebang pilih, siapa saja yang terbukti melakukan tindak pidana akan kami proses hukum,” pungkasnya.

Sementara salah seorang pelaku berinisial DF kepada petugas kepolisian mengaku, saat sebelum melakukan aksi pengeroyokan dia bersama teman-temannya sedang meminum minuman keras. “Sebelum melakukan (pengeroyokan) sedang minum-minuman keras,” ungkapnya.

Untuk diketahui, kasus pengeroyokan itu dilakukan di Jalan Raya Desa Jamberejo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, Minggu (7/2/221) sekitar pukul 00.30 WIB.

Satu korban meninggal dunia berinisial AFZ (20) warga Desa/Kecamatan Kedungadem. Sebelum meninggal, korban sempat mendapat perawatan medis di RS Muhammadiyah Sumberrejo. Sementara, dua orang korban yang luka-luka, MF (18) dan LL (19) juga warga Kedungadem.

Sebelum terjadi pengeroyokan, ketiga korban saat itu sedang berbonceng tiga menggunakan sepeda motor dan melintas di depan pelaku. Saat berada di depan gerombolan pelaku itu, korban diduga menggeber motornya dan membuat para pelaku langsung mengejar korban hingga berujung pengeroyokan yang menyebabkan satu korban meninggal. [lus/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar