Hukum & Kriminal

Bunuh Begal, Pelajar Ini Dituntut Pembinaan 1 Tahun

Malang (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang menuntut pelajar pembunuh begal, ZA (18), dengan tuntutan pembinaan selama 1 tahun. Jaksa menuntut agar ZA dilakukan pembinaan dalam lembaga di LKSA Darul Aitam di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, selama 1 tahun lamanya.

“Menyatakan ZA telah terbukti dan secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan matinya orang sebagaimana diatur dalam pasal 351 KUHP,” tegas JPU, Kristiawan S, SH, Selasa (21/1/2020) sore dalam amar tuntutannya.

Menurut Kristiawan, Jaksa menjatuhkan pidana berupa pembinaan dalam lembaga di Wajak selama satu tahun. Adapun barang bukti yang disertakan dalam amar tuntutan berupa sepeda motor Vario, sandal jepit swalow, 1 buah senter, pisau dapur 30 cm, 1 jaket warna hitam, 1 sarung hitam, dan 1 celana jeans ¾ warna biru.

Menanggapi tuntutan JPU, kuasa hukum ZA, Reza Bhakti Hidayat menjelaskan, akan membuat pledoi untuk dibacakan Rabu (22/1/2020) esok.

“Sesuai tuntutan dari Jaksa, bagwa ZA akan dilakukan pembinaan di sebuah pondok di Wajak selama satu tahun. Pasal yang dikenakan yakni 351, penganiayaan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia. Soal isi dari pledoi, sementara waktu belum bisa kami jelaskan hari ini,” terang Reza Bhakti usai keluar dari ruang sidang PN Kepanjen, Kabupaten Malang. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar