Hukum & Kriminal

Buntut Kasus Kapolsek Astananyar, Polres Jombang Gelar Tes Urine

Pelaksanaan tes urine bagi anggota Polres Jombang, Selasa (23/2/2021). [foto/yusuf wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang menggelar tes urine untuk anggotanya, Selasa (23/2/2021). Hal itu sebagai tindak lanjut kasus tertangkapnya Kapolsek Astananyar Komisaris Yuni Purwanti Kusuma Dewi bersama 11 orang anggotanya lantaran diduga terlibat narkoba beberapa waktu lalu.

Ratusan personil Polres Jombang ini mengikuti tes urine mendadak yang diadakan di halaman kantor satuan reserse narkoba polres setempat. Tes urine tersebut dilaksanakan guna mengantisipasi keterlibatan anggota dalam peredaran narkoba.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, yang mengikuti tes urine tersebut semua anggota dari berbagai unsur. Mulai dari Sat Resnarkoba, Sat Reskrim, Sat Lalu Lintas hingga tingkat polsek.

“Pelaksanaan tes urine ini sesuai dengan perintah dari Kapolda Jatim. Ini berkaitan dengan kejadian yang yang melibatkan Kapolsek Astananyar, Bandung, beberapa waktu lalu. Tujuannya, agar kejadian serupa tidak terjadi di wilayah lain,” kata Kapolres Jombang.

Agung menegaskan, pihaknya tidak akan menolerir anggota yang terlibat dalam peredaran narkoba. Jika ada yang terlibat, sanksi tegas menanti. Mulai dari pemberhentian tidak hormat hingga acaman hukuman pidana sesuai dengan perundangan.

Bagamana hasil tes urine tersebut? Kapolres Jombang menegaskan hingga saat ini belum ada anggota yang hasil tes urinenya positif narkoba. Namun demikian, pihaknya terus melakukan pemantauan. “Hingga saat ini belum ada yang positif,” pungkas Kapolres Jombang. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar