Hukum & Kriminal

Bulan Puasa, Oknum Pelajar di Jombang Malah Jualan Pil Koplo

Pelajar di Jombang yang mengedarkan pil koplo diapit petugas kepolisian

Jombang (beritajatim.com) – Seorang pelajar asal Kecamatan Tembelang AE (18) ditangkap polisi saat menjual pil koplo. Dia ditangkap di jalan sawah atau depan balai desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang.

“Pelaku kita tangkap berikut barang bukti. Penangkapan pengedar pil koplo ini hasil pengembangan dari kasus sebelumnya yang terjadi di wilayah hukum Kecamatan Peterongan,” ujar Kapolsek Peterongan, Jombang, AKP Sujadi, Jumat (23/4/2021).

Sujadi menjelaskan, awalnya pada hari Kamis (22/4/2021) anggota Polsek Peterongan melakukan operasi Yustisi. Mereka menghentikan pengendara motor yang tidak memakai helm dan tak pakai masker. Dia adalah IG. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata dala saku IG ditemukan 27 butir pil dobel L yang dibungkus klip plastik.

Daro pemeriksaan, IG mengaku bahwa pil haram tersebut dibeli dari AE pada Selasa (20/4/2021), sekira jam 19.30 WIB di jalan sawah Desa Kedungbetik Kecamatan Kesamben dengan harga Rp 100 ribu per 50 butir. Namun sebagian sudah dikonsumsi.

Sejumlah barang bukti yang disita polisi

Polisi langsung memburu AE. Walhasil, pelajar yang mengedarkan pil koplo ini dapat dengan mudah ditangkap. Polisi kemudian menggelandang pelaku ke rumahnya di Kecamatan Tembelang. Hasilnya, petugas menyita sejumlah barang bukti.

Di antaranya 400 butir pil koplo yang dibagi dalam 8 klip plastik dengan masing-masing berisi 50 butir, kemudian handphone merk Xiomi warna hitam, serta uang sisa transaksi Rp 300 ribu. “Pil koplo tersebut disembunyikan oleh pelaku di lemari rumahnya. Pelaku dijerat pasal 196 UURI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” kata Sujadi. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar