Hukum & Kriminal

BPK akan Audit Dana Covid di Jember

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim

Jember (beritajatim.com) – Badan Pemeriksa Keuangan RI akan mengaudit penggunaan anggaran penanganan Covid-19 di daerah. Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi salah satu perhatian karena memiliki alokasi anggaran besar.

“Agustus ini BPK akan turun lagi untuk mengaudit anggaran Covid. Ini termasuk audit khusus, karena dana Covid ini kan khusus,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, Selasa (4/8/2020).

Menurut Halim, Jember menjadi perhatian karena pemakaian anggaran untuk penanganan Covid cukup tinggi. “Yang kami terima informasi, dari Rp 479 miliar, Rp 471 miliar ditempatkan di dana darurat. Sudah terserap hampir Rp 126 miliar,” katanya.

Nantinya hasil audit itu akan dilaporkan pula kepada DPRD Jember sesuai perundang-undangan. “DPRD diberi kewenangan untuk melakukan pendalaman,” kata Halim.

Ditanya soal penanganan Covid-19 di Jember, Halim mengacu pada hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Independen Denny JA beberapa waktu lalu. “Dari lembaga itu sudah kelihatan bahwa tingkat kepuasan masyarakat kecil. Artinya, transparansi ini betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat, terutama informasi penanganan Covid,” katanya.

Menurut hasil survei yang digelar Citra Publik – Lingkaran Survei Indonesia Denny JA, hanya 49,5 persen warga yang menyatakan puas dan 40 persen menyatakan tidak puas. Sementara sisa responden tidak menjawab.

“Hampir di semua wilayah, ketika penanganan Covid baik, kepuasan terhadap kinerja pemerintah daerah atau bupati sendiri pada angka 75 persen. Itu baru dikatakan masyarakat puas,” kata Rully Akbar, peneliti senior LSI Denny JA, dalam konferensi pers di Hotel Aston, Kabupaten Jember, Selasa (28/7/2020). [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar