Hukum & Kriminal

Botol Minuman Suplemen Berisi Sabu Dibuang di Kantor KUA

Sumenep (beritajatim.com) – Hubaidillah (25) dan Pias Nasrul Haq (19), warga Desa Sapeken, Kecamatan/ Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, dibekuk aparat polsek setempat karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu.

“Tersangka ditangkap di pinggir jalan depan kantor KUA Sapeken, di Desa Sapeken,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Kamis (6/2/2020).

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa tersangka dicurigai kerap mengkonsumsi dan bertransaksi sabu. Saat anggota Polsek Sapeken melaksanakan patroli di Desa Sapeken, mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang mencurigakan dengan mengendarai sepeda motor honda beat berboncengan di depan kantor KUA Sapeken.

“Tersangka yang berboncengan kemudian dihentikan dan digeledah. Saat itu tersangka terlihat gugup dan seketika itu membuang sebuah botol bekas minuman suplemen yang sedang dipegang,” ujarnya.

Minuman dengan botol kaca itu dibuang ke dalam kantor KUA. Kemudian tersangka Hubaidillah memberontak sehingga berhasil melarikan diri. Sedangkan tersangka Pias berhasil diamankan. “Tersangka Pias ini kemudian diajaknuntuk menunjukkan tempat jatuhnya botol yang dilempar oleh Hubaidillah,” terangnya.

Setelah dilakukan pencarian, kemudian diketahui bahwa bekas botol minuman suplemen itu sudah pecah. Didekat botol tersebut ditemukan narkotika jenis sabu yang dikemas dalam potongan sedotan plastik yang setiap ujungnya ditutup dengan cara dibakar.

“Anggota juga menggeledah tersangka Pias. Ternyata setelah itu ditemukan di kantong saku depan celananya sebuah bekas botol minyak urut yang terdapat dua lubang pada tutupnya,” paparnya.

Petugas langsung mengamankan barang bukti bukti dan melakukan pengejaran terhadap Hubaidillah. Petugas berhasil membekuk di rumahnya. “Masih ada dua orang lagi yang kita kejar yakni inisial IJ dan IB. Mereka diduga berada dalam jaringan peredaran narkoba di Pulau Sapeken,” jelasnya.

Tidak berselang lama, Rizal alias Ijang (25), warga Desa Sapeken, berhasil ditangkap. Barang bukti yang diamankan berupa satu poket narkotika yang dikemas dalam potongan sedotan plastik kecil warna bening yang dibakar pada setiap ujungnya. Sabu itu seberat 0,11 gram

“Para tersangka diamankan di Mapolres Sumenep, dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) subsider pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Widiarti. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar