Hukum & Kriminal

Bolos, Pelajar Kepergok Simpan Tisu Magic dan Grup WA Porno

Tisu magic serta rokok yang ditemukan petugas Satpol PP Kota Mojokerto saat razia pelajar bolos. [Foto : misti/beritajatim.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto menggelar razia pelajar bolos, Kamis (16/1/2020). Dari puluhan pelajar yang terjaring razia petugas ditemukan barang bukti berupa tisu magic, rokok, dan handphone (HP) berisi grup Whatsapp (WA) soal pornografi.

Sebanyak 11 siswa tersebut berasal dari dua sekolah yang berbeda diamankan saat nongkrong di sebuah warung kopi (warkop) di wilayah Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Satu di antaranya sempat berusaha melarikan diri, namun petugas penegak perda tersebut berhasil mengepungnya.

Siswa lalu dibawa ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto di Jalan Bhayangkara Kota Mojokerto. Dari hasil pengeledahan yang dilakukan petugas, ditemukan sebuah tisu magic dan rokok di dalam tas salah satu pelajar yang sempat kabur.

Tak hanya tisu magic dan rokok, petugas juga menemukan berbagai foto syur perempuan serta video porno. Selain melakukan pengeledahan, petugas juga menghubungi pihak sekolah dan orang tua siswa yang terjaring razia pelajar bolos tersebut.

Sekretaris Satpol PP Kota Mojokerto, Sugiono mengatakan, ada 11 siswa yang berhasil diamankan saat razia pelajar bolos digelar. “Kita temukan video porno, foto-foto perempuan tak senonoh, bahkan ada grup WA yang berisi gambar-gambar serta video mesum,” ungkapnya.

Masih kata Sugiono, pihaknya sering mendapatkan Informasi dari masyarakat jika warkop di dekat Taman Narkoba sering digunakan tempat berkumpulnya para pelajar bolos. Selain dilakukan pembinaan, para pelajar yang terjaring diminta menandatangi surat pernyataan tak akan mengulangi kembali perbuatannya.

“Selain didata, kami panggil pihak sekolah dan orang tua masing-masing siswa untuk diberikan pembinaan. Mereka juga akan kita minta untuk membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Untuk grup WA porno itu akan kita dalami lagi,” tegasnya.

Sugiono menambahkan, razia pelajar bolos tersebut rutin pelajar bolos sesuai dengan Perwali Nomor 17 tahun 2009 tentang Wajib Belajar. Pihak sekolah dan orang tua pelajar yang diamankan saat jam pelajar berlangsung didatangkan ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar