Hukum & Kriminal

Bocah SD di Tuban Jadi Korban Pencabulan Paman Sendiri

Tuban (beritajatim.com) – Seorang bocah berusia 12 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) menjadi korban pencabulan dan juga persetubuhan paman sendiri.

Pelaku adalah PKH (56) warga Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Saat kejadian, korban dititipkan di rumah pelaku. Kini, pelaku sudah diamankan di Polres Tuban, Kamis (29/4/2021).

Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, kasus itu terungkap pada beberapa pekan lalu. Yang mana modusnya pelaku memberikan iming-iming uang kepada korban yang sedang sakit dititipkan orang tuanya kepada pelaku.

“Kita Sat Reskrim Polres Tuban telah mendapatkan laporan adanya kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur. Akhirnya kita melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku,” terang AKP M.Adhi Makayas, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Berdasarkan dari hasil keterangan dalam penyelidikan, kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak SD itu sudah terjadi sejak bulan Desember 2020 lalu. Yang mana saat itu, orang tua korban menitipkan korban ini kepada PKH yang merupakan pamannya sendiri karena orang tua korban sedang sakit karena kecelakaan.

“Kejadian pertama itu pada tanggal 8 Desember 2020. Selama ini, dari keterangan korban sudah kurang lebih sudah 15 kali paman korban melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap korban itu,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan pelaku bahwa selama itu ia sering memberikan uang kepada korban saat korban dititipkan dan tinggal bersama dengan pelaku tersebut. Pelaku sendiri mengaku tak kuat menahan hasrat birahinya ketika dirumah bersama dengan keponakannya meski korban masih SD.

“Dari pengungkapan kasus itu barang bukti yang kita amankan diantaranya celana korban, 1 buah sprei, baju korban dan juga hasil visum. Kini pelaku sudah kita tahan di Polres Tuban untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.[mut/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar