Hukum & Kriminal

Bobol Rumah Saat Ditinggal Umroh, Dua Warga Desa Manunggal Diringkus Polisi

foto: ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Dua warga Desa Manunggal, Kecamatan Kedamean, Gresik. Masing-masing Dwi Sucahyo (35) dan Edi (40) diringkus polisi. Kedua pelaku pembobolan rumah milik Sunaryo itu, berurusan dengan polisi setelah membobol rumah korban sewaktu ditinggal umroh.

Dari hasil membobol rumah tersebut, kedua pelaku juga membawa kabur uang senilai Rp 1 juta, kalung emas serta 2 gros rokok.

Terungkapnya kasus pencurian itu berawal saat korban Sunaryo bersama istrinya pergi melakukan umroh. Dalam keadaan kosong. Kedua pelaku dengan leluasa masuk ke rumah korban (Sunaryo) dengan cara mencongkel jendela dengan menggunakan linggis.

Selanjutnya kedua pelaku masuk ke kamar dan mengambil uang Rp 1 juta,,kalung emas, dan 2 gros rokok. Setelah melakukan pencurian, kedua kemudian berangkat ke pasar Krian, Sidoarjo membawa hasil curian berupa kalung emas. Mereka menjualnya di Toko Emas Semar, dan menerima hasil penjualan kalung senilai Rp 12 juta.

Dari hasil penjualan kalung tersebut, pelaku Dwi mendapat bagian Rp 7 juta. Sedangkan pelaku Edi mendapat bagian Rp 5 juta. Curiga ada dua orang menjual kalung emas. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mengarah terhadap Dwi dan Edi.

“Kami membawa kedua pelaku setelah mendapat laporan dari warga. Ada dua orang menjual kalung emas. Sanjutnya, anggota kami membawa pelaku dan barang bukti ke Polsek Kedamean guna proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Kedamean AKP Nur Amin, Selasa (22/10/2019).

Ia menambahkan, selain mengamankan kedua pelaku juga disita sejumlah uang, kalung emas serta dua gros rokok.

“Saat ini kedua pelaku sudah mendekam di penjara setelah menjalani pemeriksaan,” imbuhnya. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar