Hukum & Kriminal

Bobol Rumah Mantan Majikan, IR Ditangkap Polisi

Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah. [Foto: Humas Polres Pamekasan for beritajatim.com]

Pamekasan (beritajatim.com) – Nasib nahas menimpa inisial IR (42) warga Kelurahan Kangenan, Kecamatan Pamekasan, karena harus berurusan dengan hukum akibat melakukanĀ  pencurian dengan pemberatan di rumah mantan majikannya sendiri di kelurahan setempat, Rabu (17/2/2021).

Majikan tersebut inisial FS warga Jl Kanginan, Pamekasan. Di mana saat kejadian, kondisi rumah dalam keadaan kosong karena korban tengah mengajar di SMP Negeri 3 Pademawu.

“Kejadian ini bermula dari laporan korban, FS yang mendapatkan kabar dari tetangganya, MSS (inisial) bahwa ada orang asing masuk ke rumahnya melalui pintu belakang saat korban tengah mengajar,” kata Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah, Sabtu (20/2/2021).

Mendengar kabar tersebut, korban langsung pulang ke rumahnya untuk mengecek sekaligus memastikan kabar yang diterima. “Ketika di cek bersama MSS, kondisi pintu belakang rumah dalam keadaan rusak, kondisi brankas yang berada di lemari juga rusak,” ungkapnya.

“Beberapa barang dalam brankas juga hilang, termasuk emas maupun uang tunai. Kerugian akibat kejadian itu mencapai angka sekitar Rp 39 juta,” sambung Bu Nining, sapaan akrab AKP Nining Dyah.

Pasca mengetahui kondisi rumah yang dibobol, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pamekasan. Selanjutnya beberapa personil melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sekaligus serap informasi dengan warga sekitar.

“Berdasar keterangan dan informasi dari para saksi di lokasi kejadian, diketahui pelaku bernama IR yang merupakan mantan pekerja di rumah korban. Sekitar pukul 23:00 WIB, pelaku akhirnya berhasil ditangkap di rumah saudaranya di Tlanakan,” jelasnya.

Pasca dilakukan penangkapan, selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah pelaku dan didapat sejumlah barang bukti. Di antaranya cincin dan batang emas milik korban, uang tunai sebesar Rp 6,5juta (hasil penjualan sebagian emas curian), serta beberapa BB lainnya, seperti linggis, motor dan lainnya.

“Akibat kejadian tersebut, pelaku pencurian dengan pemberatan bakal dijerat Pasal 363 Ayat (1) poin ke-5e KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana),” pungkasnya. [pin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar