Hukum & Kriminal

Bobol Mini Market di Duduksampeyan Gresik, Warga Bondowoso Diamankan Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Tersangka Mohammad Sukriyadi (37) asal Sumberwringin, Bondowoso hanya bisa menunduk lesu saat diamankan anggota Reskrim Polsek Duduksampeyan, Gresik usai membobol mini market Alfamart dengan linggis di Jalan Raya Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampayen.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah linggis dengan panjang 90 cm, satu buah obeng, satu unit mobil Daihatsu Xenia.

Kasus pembobolan mini market Alfamart ini terjadi dini hari tadi. Tepatnya, di Jalan Raya Desa Samirplapan. Saat itu, dua pelaku Mohammad Sukriyadi dan rekannya Adit masuk daftar pencarian orang (DPO), membobol mini market Alfamart.

Sewaktu kedua pelaku menjalankan aksinya, mini market tersebut sudah tutup. Namun, pelaku tidak menyadari didalamnya ada tiga orang karyawan yang sedang menata harga. Mereka kemudian mendengar suara sangat keras dari tembok sebelah kanan.

Curiga ada suara keras, ketiga karyawan mini market Alfmart itu mencari tahu. Salah satu karyawan yakni M.Rizal Basori, tetap standby didalam sambil menelpon rekannya Hendra agar segera menelpon petugas piket jaga Polsek Duduksampeyan.

Sementara dua karyawan Alfamart yang lain, Pi’i dan Ali Murtadlo, keluar lewat pintu depan. Tidak berapa lama kemudian, M.Rizal Basori selaku karyawan Alfamart melihat dua pelaku masuk ke dalam melalui dinding sudah dijebol.

Kedua pelaku pun kaget saat masuk dan melihat keberadaan karyawan Alfmart M.Rizal Basori hingga kabur melarikan diri. Namun sebelum kabur, petugas dari Polsek Duduksampeyan sudah mencegat pelaku. Bahkan, mobil yang dipakai pelaku untuk beraksi, terlebih dahulu bannya sudah dikempesi petugas sambil mencari pelaku.

Salah satu pelaku, Mohammad Sukriyadi, berhasil ditemukan di tambak yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian. Sedangkan pelaku satunya, Adit belum tertangkap.

“Berdasarkan pemeriksaan kedua pelaku ini juga sempat melakukan pencurian di mini market Alfamart sebanyak dua kali. Yakni, di Alfamart Kota Madiun dengan mendapatkan uang Rp 5 juta. Sedangkan di Alfamart Kabupaten Madiun mendapat uang Rp 3,5 juta,” ujar Kapolsek Duduksampeyan AKP Sugeng, Rabu (3/02/2021).

Kini satu pelaku meringkuk di jeruji penjara usai menjalani pemeriksaan. Atas perbuatannya ini, pelaku juga dijerat pasal 363 ayat (1) ke 3, 4, 5 Jo Pasal 53 KUHP.

Sementara pelaku Mohammad Sukriyadi mengaku dirinya dan rekannya spesialis pembobol mini market Alfamart dengan modus membobol toko saat karyawannya lengah. “Sebelum membobol mini market di Duduksampeyan, Gresik kami juga pernah membobol mini market yang sama di Madiun,” pungkasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar