Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Bobol Belasan ATM, Karyawan Pengisian Uang Ditangkap Polresta Malang Kota

Dua pelaku pembobol belasan ATM di Malang Raya ditangkap Polresta Malang Kota.

Malang(beritajatim.com) – Dua pelaku pembobol belasan ATM di Malang Raya yakni AF alias Toyib warga Pagak, Kabupaten Malang seorang karyawan disalah satu vendor pengisian uang dan AP warga Wagir, Kabupaten Malang ditangkap Polresta Malang Kota.

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan bahwa aksi pembobolan kaset box ATM dilakukan oleh kedua pelaku sejak Februari 2021 hingga Agustus 2021. Dari aksinya uang yang berhasil mereka gondol sebesar Rp498 juta.

“Perkara ini sudah berlarut-larut, berkali-kali dan baru dilaporkan ke kami pada 25 Agustus 2021 yang lalu. Kami kejar dan tangkap dalam kurun waktu satu minggu. Tersangka mengambil uangnya secara bertahap, antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta, sampai akhirnya total menjadi Rp 498 juta lebih,” ujar Pria yang akrab disapa Buher ini, Jumat, (17/9/2021).

Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo menerangkan, AF merupakan pegawai perusahaan pengisian uang yang telah bekerja selama 10 tahun. Dia mengerti seluk beluk proses pengisian uang. Sehingga dalam menjalankan aksinya begitu rapi.

“Untuk mengungkap identitas kedua pelaku tidaklah mudah, karena pelaku sangat rapi menjalankan aksinya, karena salah satu pelaku ini sudah 10 tahun menjadi karyawan vendor ATM. Pelaku menjalankan aksinya beberapa saat setelah mesin ATM diisi dengan alasan melakukan maintanance,” papar Tinton.

Tinton mengatakan, untuk pelaku AP dia tangkap di rumahnya, sedangkan AF kabur ke Mojokerto dan ditangkap disana. Bahkan polisi harus memberi timah panas karena tersangka mencoba melarikan diri. Atas perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman paling lama 9 tahun penjara.

“Aksi pencurian terakhir di salah satu ATM yang ada di Jalan Sudanco Supriadi, Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang, membawa uang senilai Rp 100 Juta. Selama dua hari kami lakukan pengejaran AF dan akhirnya berhasil kami tangkap di daerah Mojokerto dibantu juga oleh Polres Mojokerto,” imbuh Tinton.

Sementara itu AF alias Toyib mengaku nekat membobol ATM karena kepepet hutang. Dia mencuri ratusan uang untuk membayar hutang dan sisa hasil curian dibuat untuk berfoya-fota ke tempat hiburan.

“Saya kepepet untuk bayar hutang dan untuk senang-senang ketempat hiburan,” tandas AF. (Luc)


Apa Reaksi Anda?

Komentar