Hukum & Kriminal

BNNP Jatim ‘Panen’ Ganja di Tengah Wabah Corona

Petugas BNNP Jawa Timur saat melakukan gelar perkara dan pemusnahan 2,9 Kg ganja melalui rilis siaran langsung jejaring sosial, Selasa (5/5/2020). [Foto/Humas BNNP Jatim]

Surabaya (beritajatim.com) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, memusnahkan barang bukti ganja sebanyak 2,9 Kg, Selasa (5/5/2020). Barang haram tersebut disita dari dua tersangka hasil pengungkapan selama Maret-Mei 2020. Selain ganja, sejumlah barang bukti lain juga turut disita.

Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, Kombes Pol Arief Darmawan di sela pemusnahan menjelaskan, barang haram tersebut disita dari pelaku AS, YY dan ZN. Ganja tersebut disita dari tersangka AS dan YY saat pengungkapan pada 21 Maret 2020 pukul 14.15 WIB di halaman parkir Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fitrah, Surabaya.

“Masing-masing paket berisi ganja seberat 985 gram, 922 gram dan 1.004 gram. Jika ditotal berat keseluruhan barang bukti narkotika jenis ganja adalah 2.911 gram atau 2,9 kg,” katanya.

Saat kejadian, tersangka AS sedang menyerahkan paket yang berisi ganja kepada YY. Ganja ditemukan dalam paket berbentuk kotak kardus dililit lakban warna coklat berisi tiga bungkus. Tersangka AS, kata dia, mengakui dirinya menjadi kurir setelah dijanjikan sejumlah uang. Sementara tersangka YY mengakui menerima ganja tersebut disuruh temannya berinisial ZN.

“Tersangka juga mengakui sebelumnya sudah pernah disuruh ZN untuk mengambil paket ganja dengan upah sebesar Rp500.000. Rencananya ganja tersebut akan diranjaukan kembali di daerah Margomulyo, Surabaya untuk dijual lagi,” papar Arief.

Arief mengatakan pemusnahan barang bukti ganja merupakan bentuk komitmen BNNP dalam memberantas peredaran narkotika meskipun tengah terjadi pandemi Covid-19. “Selama dua bulan atau selama pandemi corona terjadi penurunan jumlah peredaran narkotika. Meski begitu, kami tetap waspada dan tetap melakukan penyelidikan terkait jaringan pengedar narkotika yang selama ini diincar,” tandasnya. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar