Hukum & Kriminal

BNNP Jatim Musnahkan Sabu Senilai Rp 7,5 Miliar

Pemusnahan barang bukti sabu senilai Rp 7,5 miliar di kantor BNNP Provinsi Jawa Timur, Selasa (27/11/2019). (manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Sabu senilai Rp 7,5 miliar itu didapat dari jaringan asal Aceh dan Tanjung Pinang Sumatera dimusnahkan BNNP Jatim, Selasa (27/11/2019). Sabu dengan total lebih dari 5 kg ini diamankan dari tiga tersangka. Ketiga tersangka tersebut salah satunya adalah kurir bernama Safiih (32) Warga Desa Korogan Timur kecamatan Kokop, Kabupaten Bangakalan ditangkap saat berada di Jalan Tol Warugunung Sidoarjo, Jumat (24/10/2019) lalu.

“Kami sita barang (sabu) tersebut dari dua jaringan. Tiga tersangka satu diantaranya kami lakukan tindakan tegas terukur,” kata Kepala BNNP Jatim, Brigjend Pol Bambang Priyambadha,Selasa (26/11/2019).

Sementara dua pelaku lain yakni membawa sabu seberat 1,1 kilogram didapat dari dua tersangka yakni Rizal (35) warga Sidoarjo dan Jufri (38) warga Cot Geleumpiang, Aceh yang terpaksa ditembak mati oleh petugas karena melawan saat ditangkap pada 24 September 2019 lalu.

Dari pengakuan, baik Rizal maupun Safiih dijanjikan uang oleh para bandar yang mengendalikan mereka. Rizal ini dapat upah Rp 1 juta per 100 gram yang berhasil di distribusikan. Kalau Safiih mendapat upah 5 juta rupiah sekali antar barang.

Petugas BNNP Jatim tidak akan berhenti sampai di sini dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika. Hal itu ditegaskan Bambang saat hendak memusnahkan barang bukti sabu di halaman kantor BNNP Jatim itu.

“Kerja tim bidang pemberantasan itu seperti kegiatan Satlantas. Semakin aktif maka semakin banyak hasil yang didapat. Tentu akan kami profiling beberapa aktifitas bandar yang mengedarkan barangnya khususnya di Jawa Timur” tandas Jendral Polisi bintang satu di pundak itu. [man/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar