Hukum & Kriminal

BNN: Pesta Narkoba di Villa Pacet dan Trawas Jadi Tren di Mojokerto

Kepala BNNK Mojokerto, AKBP Suharsi. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tren baru di wilayah Mojokerto saat ini adalah kawasan villa di Kecamatan Pacet dan Trawas, sebagai lokasi Kabupaten Mojokerto pesta narkoba. Hal ini diungkap Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto usai menggerebek pesta narkoba di sebuah villa di wilayah Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kepala BNNK Mojokerto, AKBP Suharsi mengatakan, sejak setahun yang lalu sudah ada 10 laporan masyarakat yang masuk ke BNNK Mojokerto. “Dari laporan masyarakat, di villa sering dilakukan transaksi maupun pesta narkoba. Ini memang yang pertama kita ungkap pengerebekan dari sebuah villa,” ungkapnya, Selasa (26/5/2020).

Masih kata Kepala BNNK, masyarakat sering menjumpai alat hisap sabu yang dibuang di tong sampah usai ada penyewa villa. Pengerebekan dua tersangka tersebut dilakukan mengingat banyak laporan dari masyarakat yang resah akan terjadinya pesta narkoba baik di penginapan maupun villa di Pacet dan Trawas.

“Banyak laporan dari masyarakat sehingga kami lakukan pemberantasan untuk menindaklanjuti, ini yang pertama. Ke depan kita akan fokus dari laporan masyarakat tersebut. Memang sekarang banyak dilakukan di villa dibanding di hotel karena daerah sana dingin dan nyaman untuk menggelar pesta narkoba,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan, BNNK Mojokerto, Ipda Yuda Julianto menambahkan, wilayah Pacet dan Trawas sudah lama menjadi pantauan BNNK Mojokerto karena sering digunakan sebagai tempat pesta narkoba. “BNNK merespon laporan masyarakat dan terbukti tersanga memakai dan mengedarkan sabu di sebuah villa,” jelasnya.

Sebelumnya, dua tersangka penyalahgunaan narkoba diamankan anggota Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto dalam pengrebekan pesta narkoba di sebuah villa di kawasan Pecat, Kabupaten Mojokerto. Selain mengkonsumsi, para tersangka juga merupakan pengedar.

Kedua tersangka yakni, Abdul Azid (30) warga Desa Wiyu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dan Heriyono (50) warga Lingkungan Kalianyar Kulon, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya. Dari tersangka Abdul Azid diamankan barang bukti berupa satu paket sabu kemasan plastik klip.

Dua paket sabu kemasan plastik klip yang diisolasi plastik warna kuning dimasukkan ke dalam plastik klip, seperangkat alat hisab dan satu unit Handphone (HP) merk Lava warna abu-abu. Sementara dari tersangka Heriyono diamankan barang bukti berupa, satu paket sabu kemasan plastik klip.

Yang tunai sebesar Rp1,3 juta, satu buah ATM BNI, satu buah tas warna coklat, satu unit HP merk Samsung dan satu unit sepeda motor Honda ADV nopol L 4986 QJ warna hitam. Keduanya dijerat asal 114 ayat (1) Subs 112 ayat (1) Subs 127 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar