Hukum & Kriminal

Bisnis Narkoba di Sidoarjo Masih Marak

Sidoarjo (beritajatim.com) – Bisnis eceran sabu-sabu masih terus marak di wilayah hukum Sidoarjo. Dari hari ke hari, pengecer, kurir dan pemakai, terus ada ditangkap oleh anggota Satnatkoba Polresta Sidoarjo.

Kali ini, Mohammad Erwanto (33) warga Desa Tanggul RT 04 03 Kecamatan Wonoayu. Dia ditangkap setelah kedapatan menyimpan dan mengkonsumsi sabu-sabu.

Kasatreskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat soal aktifitas rutin tersangka dalam penyalahgunaan narkoba.

“Laporan kita tindaklanjuti dengan penyelidikan dan pengintaian terhadap gerak-gerik tersangka. Tersangka berhasil kami bekuk bersama sabu-sabu yang dibawanya seberat 0,5 gram,” kata Sugeng Minggu (26/5/2019).

Ditegaskan Sugeng, tersangka ditangkap di warung kopi, sesaat setelah melakukan transaksi dan mengkonsumsi narkoba. Tersangka mengaku mendapatkan barang haram dari seseorang yamg bernama Ayub (DPO).

Sabu-sabu seberat 0,5 gram itu dibeli dari Ayub seharga Rp 700 ribu, dengan cara diranjau. Sabu-sabu diletakkan di depan rumah tersangka. Kemudian oleh tersangka sabu tersebut dibagi menjadi dua bagian untuk dijual lagi dan dikonsumsi.

“Satu bagian dijual dan satu bagian lagi dikonsumsi sendiri. Satu bagian yang dijual kepada rekannya bernama Rohman, dibandrol seharga Rp 200 ribu,” tambah Sugeng merinci.

Semula, sambung Sugeng, tersangka mengelak soal bisnis penyalahgunaan narkoba. Tersangka tidak bisa berkelit saat diajak oleh anggota untuk melihat Rohman didalam mobil yang sebelumnya telah tertangkap.

Tersangka Erwanto digelandang ke rumahnya untuk mencari sisa narkoba. Di rumah tersangka polisi berhasil menemukan 1 buah kotak bekas HP berisi seperangkat alat hisap sabu beserta pipetnya. “Kini Erwanto dan Rohman masih ditahan untuk menjalani proses hukum,” terang Sugeng. (isa/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar