Hukum & Kriminal

Bisnis Bangkai Ayam, Beli Rp 2 Ribu Dijual Rp 15 Ribu per Kg

Jualan Ayam Mati, Beli Rp 2 Ribu Dipasarkan Rp 15 Ribu per Kg

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemilik home industri ayam mati kemarin (tiren) alias bangkai ayam di Mojokerto membeli bangkai ayam dari peternak ayam di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto seharga Rp 2 ribu per ekor. Setelah dibersihkan, dipilah, dan dipacking dijual seharga Rp15 ribu per kilogram.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, pelaku menerima ayam tiren dari peternak ayam di Gondang dalam kondisi ayam sudah mati. “Daging ayam bukan disembelih tapi ayam mati langsung dibubut (dicabuti bulu, red) kemudian diambil jerohan dan dipotong,” ungkapnya, Senin (11/11/2019).

Masih kata Kapolres, daging ayam tiren yang sudah dipotong dan dipilah kemudian dipacking. Ayam tiren yang sudah dipacking siap jual tersebut diambil pembeli yang datang langsung ke home industri milik pelaku. Dari keterangan pelaku, pembelinya merupakan warga Malang.

“Rencana akan dijual di Malang dengan cara diambil pembeli, jadi ada distributor yang ambil di lokasi (Mojokerto, red) untuk di jual di Malang. Di Mojokerto, hanya menerima ayam tiren yang kemudian dibersihkan, dipotong dan dipacking kemasan 2 kg,” katanya.

Penjualan di Mojokerto, lanjut Kapolres, belum ada keterangan dari pelaku. Ayam tiren yang sudah dipacking tersebut dijual pelaku dengan harga Rp15 ribu per kg. Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terkait kandungan ayam tiren tersebut ke Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispari) Kabupaten Mojokerto.

Pelaku, Alex Suwandi (54) mengaku, ayam tiren tersebut dibeli dari peternak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. “Baru dua kali ini, belum sempat diambil (pembeli, red) sudah ketangkap. Saya beli Rp2 ribu per ekor, dijual Rp15 per kg,” tegasnya. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar