Hukum & Kriminal

Biadab.. Ayah Jamah Anak Kandung saat Rumah Sepi

Probolinggo (beritajatim.com) – Kasus asusila seorang ayah menghamili anak kandung, kembali terjadi. Kali ini tindakan biadab itu dilakukan Muhamad (30), warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, buruh tani ini harus menghadapi ancaman pasal 76D jo. pasal 81 UU. RI. No 35 tahun 2014, tentang Perlindungan Anak.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP. Ryanto, menyatakan, akibat perbuatan ayah kandungnya, Bunga (15) (nama samaran red), hamil dan melahirkan pada Maret 2019 lalu.

“Yang melapor SLT (37), istri tersangka. Perbuatan itu dilakukan Muhamad, sekitar Februari 2018 silam,” kata Ryanto, Selasa (18/6/2019) petang.

Awal tersangka menjamah Bunga, saat keadaan rumah sepi. Sekitar pukul 24:00 WIB. “Tanggal persisnya lupa. Tapi menurut keterangan saksi korban, ya Februari 2018 itu. Waktu ibu dan saudara lainnya sudah tertidur,” tambah Ryanto.

Sebagaimana keterangan saksi korban yang ditirukan Ryanto. Mulanya tersangka hanya mencium bibir. Selanjutnya baju korban dilucuti hingga gadis kelas 3 SMP, itu dipaksa melayani nafsu bejat Muhamad.

Mirisnya, perbuatan itu selalu diulang-ulang tersangka saat rumah dalam keadaan sepi. “Kita amankan baju korban dan sarung milik pelaku. Untuk korban sementara ini masih syok,” sambung mantan Kasat Reskrim Polres Pasuruan, itu.

SLT, sendiri enggan berkomentar saat ditanyai wartawan. Ia hanya menunduk dan menghindar saat coba diwawancarai. Namun diperoleh keterangan dari kerabat korban yang tak mau namanya ditulis, antara SLT dan Muhamad, hanya terikat perkawinan siri.

Untuk diketahui, terlambat sedikit, polisi bakal kehilangan tersangka. Sebab dalam waktu nyaris bersamaan, tersangka hendak melarikan diri ke Malaysia.

‚ÄúPelaku kami amankan di jalan Desa Krobungan, Kecamatan Krucil. Saat itu, dia berusaha berangkat ke Malaysia untuk kabur,” tutup Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP. Ryanto. [eko/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar