Hukum & Kriminal

Bhabinkamtibmas Asal Madiun Ini Makamkan Dua Pasien Covid-19 Dalam Sehari

Aiptu Sugito saat membantu pemakaman di Desa / Kecamatan Kabonsari, Kabupaten Madiun. (Foto: Humas Polres Madiun for beritajatim.com)

Madiun (beritajatim.com) – Aiptu Sugito atau masyarakat lebih mengenal dengan ‘Pak Bhabin Gito’ adalah anggota Polsek Kebonsari Polres Madiun. Sehari-hari bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Kebonsari, Kec. Kebonsari Kabupaten Madiun.

Pagi itu, Minggu (2/8/2021) Sugito mendapatkan kabar dari warga binaannya bahwa ada salah satu warga Dusun Pacar RT 18 RW 02 yang mengalami panas dan batuk serta sesak nafas seperti tanda-tanda Covid-19, mengetahui hal tersebut Aiptu Sugito bersama Tim Kesehatan mendatangi rumah warga yang sakit tersebut.

Namun sesampainya di lokasi warga tersebut didapati telah meninggal dunia, mengetahui hal tersebut, Sugito menggelar dialog dengan keluarga agar bisa dilakukan tes antigen Covid-19, karena dikhawatirkan dapat menjadi cluster penyebaran Covid-19.

Akhirnya keluarga sepakat mengizinkan dilakukan tes Antigen, tim kesehatan yang di dampingi Aiptu Sugito dan beberapa keluarga melakukan tes dan didapatkan hasil Positif Covid-19.

Setelah berkoodinasi dengan Polsek Kebonsari dan Keluarga diputuskan pemakaman dilakukan dengan Protokol Kesehatan. Namun masyarakat sekitar dan petugas pemakaman desa takut dan tidak ada yang berani melakukan pemakaman, alhasil Sugito bersama dua relawan dan dua perangkat desa dengan mengunakan alat pelindung diri dan menerapkan protokol kesehatan untuk memandikan dan menguburkan jenazah di pemakaman desa.

Pada hari itu juga, sekitar pukul 19.00 wib, kakak kandung dari almarhumah yang baru saja dimakamkan juga meninggal dunia dengan hasil positif Covid-19. Aiptu Sugino bersama beberapa relawan melakukan pemulasaraan jenazah untuk kedua kalinya pada hari itu.

Sekitar pukul 23.00 Wib prosesi pemakaman telah selesai, saat dimintai keterangan Aiptu Sugito menuturkan bahwa sebenarnya dirinya juga takut melakukan pemakaman jenazah Covid, namun sebagai Bhabinkamtibmas dirinya mempunyai kewajiban untuk menjaga dan mengurus warga binaanya.

“Saya sebenarnya ya sedikit takut, tapi saya ini Bhabin ya wajib dan harus menguburkan warga saya. Sebelum ini pun setiap ada warga saya yang meninggal, saya usahakan harus hadir paling tidak ikut ngangkat,” tutur Sugito.

Pada kesempatan itu juga Aiptu Sugito mengucapkan terimakasih kepada keluarga almarhum dan masyarakat yang telah memahami keadaan dan mengikuti protokol kesehatan terkait pemulasaraan jenazah.
“Syukur keluarga dan masyarakat bisa menerima dan sangat patuh prokes tanpa ada penolakan,” tuturnya. (fiq/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar