Hukum & Kriminal

Besok Coblosan Pilkades Serentak, Pasukan Pengamanan Mulai Digeser ke TPS

Gresik (beritajatim.com)- Sebanyak 1.392 personil pasukan pengamanan pemilihan kepala desa (Pilkades), serentak di wilayah hukum Gresik, mulai digeser ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS).

Apel pergeseran pasukan itu, dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Wahyu S.Bintoro di halaman Kantor Pemkab Gresik, Selasa (30/07/2019).

Dari 1.329 personil yang dilibatkan terdiri dari 517 personil Polres Gresik, 10 Polres BKO sebanyak 631 personil, BKO pasukan Brimob 144 personil, BKO Sabhara Polda Jatim 100 personil, 303 personil Kodim 0817 Gresik, dan 2.740 personil Linmas.

“Total pasukan pengamanan yang terlibat totalnya 1.329 personil, dan mulai hari ini sudah digeser ke beberapa TPS terkait pelaksanaan Pilkades,” ujar AKBP Wahyu S.Bintoro.

Perwira dengan dua melati di pundak itu juga menuturkan, apel pergeseran pasukan pengamanan ini bertujuan mengecek kesiapan pengamanan Pilkades Kabupaten Gresik 2019 sebelum ditempatkan di sejumlah
TPS.

“Apel ini merupakan final checking terhadap kesiapan seluruh satuan, personil. Peralatan dan yang tidak kalah pentingnya adalah sinergitas dengan instansi terkait baik dari unsur TNI maupun pemda,” ungkapnya.

Apel kesiapan pasukan tersebut juga dimaksudkan sebagai pernyataan kesiapan dan keseriusan dalam melaksanakan tugas pengamanan. Apabila pemungutan suara Pilkades 2019 berjalan dengan baik, maka diperlukan suatu kondisi kamtibmas yang kondusif.

Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan, pelaksanaan Pilkades ini tugas dan tanggungjawab bukan hanya ditumpukan kepada Polri. Pasalnya, sukses dan tidaknya acara pesta demokrasi masyarakat ini adalah tanggung jawab bersama.

“Kepada seluruh peserta calon Pilkades. Saya menghimbau agar selalu menjaga kondusifitas di desanya masing-masing. Pilihan boleh beda tapi persatuan tetap dijaga,” imbuhnya.

Pelaksanaan Pilkades serentak di Gresik diikuti 264 desa dengan rincian ada 274 TPS. Dari jumlah itu, 193 desa atau 194 TPS masuk kategori aman. Selebihnya, 73 desa atau 80 TPS masuk kategori rawan yang terbagi menjadi lima kategori kerawanan. Yaitu, 2 desa dan 7 TPS rawan ringan. Sedangkan 69 Desa atau 73 TPS rawan sedang. Untuk kategori rawan berat, dan sangat rawan hingga saat ini belum terdeteksi. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar