Hukum & Kriminal

Berulah Lagi, Perusak Pompa Air di Gontor Ganti Curi HP

Ponorogo (beritajatim.com) – Jajaran Polsek Mlarak Ponorogo kembali menangkap Moh. Narimo (33), karena kedapatan mencuri 2 handphone milik guru SD di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor. Setelah sebelumnya pelaku menggegerkan Desa Gontor dan sekitarnya dengan merusak puluhan pompa air di sawah desa setempat.

“Pelaku sudah kita amankan, kalau dulu merusak pompa air. Kali ini mencuri handphone,” kata Kanit Reskrim Polsek Mlarak, Ipda Yudi Rinaldi, Senin (25/3/2019).

Kasus pencurian itu terungkap berawal dari laporan Ahmad Rafly Baihaqi dan Muhammad Dzikky Firman. Mereka berdua merupakan guru SD di lingkungan pondok Gontor, dimana pada tanggal 17 Januari 2019 lalu kehilangan handphone. Mendapat laporan tersebut, polsek Mlarak melakukan pencarian.

Butuh waktu hingga 2 bulan untuk melacak keberadaan handphone tersebut. Ternyata kedua handphone itu berada di rumah pelaku. “2 bulan melakukan pelacakan, akhirnya membuahkan hasil. Handphone tersebut diketemukan di rumah Moh. Narimo setelah polisi menggeledah rumahnya,” katanya.

Di rumah pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti yakni handphone jenis OPPO A83S dan Xiaomi Max 2. Yudi Rinaldi juga menambahkan, jika dirunut dari keluarnya pelaku dari penjara dikasus yang pertama yakni merusak pompa air di sawah. Hanya selang dua hari, Moh. Narimo melakukan kejahatan lagi yakni mencuri handphone. “Tanggal 15 Januari itu pelaku keluar dari LP, eh tanggal 17 Januari sudah melakukan kejahatan lagi,” kata Yudi keheranan. [kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar