Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Berpotensi Jadi Tersangka, Begini Kondisi Sopir Bus Kecelakaan di Tol Sumo

Evakuasi bangkai bus pariwisata PO Ardiansyah.

Surabaya (beritajatim.com) – Sopir bus pariwisata milik PO Ardiansyah dengan nomor polisi S 7322 UW, Ade Firmansyah, saat ini menjalani perawatan intensif di Rumag Sakit Citra Medika Sidoarjo. Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta, sempat menyebut sopir bus yang mengalami kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto KM 712.400A pada Senin (16/5/2022) berpotensi sebagai tersangka.

Ade merupakan sopir cadangan yang sebelumnya bertindak sebagai kernet bus. Bus berangkat mengantarkan 31 warga Benowo, Pakal, Surabaya, berwisata ke Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah pada Sabtu (14/5/2022).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto mengungkapkan, sopir cadangan itu masih menjalani perawatan dan didiagnosis mengalami cedera ringan pada otak.

“Sampai saat ini sopir cadangan atas nama Ade Firmansyah, yang mengemudikan kendaraan pada insiden kecelakaan, kondisinya mengalami cedera ringan otak, jadi belum bisa dimintai keterangan,” ujar Dirmanto.

Sementara penyidik Unit Kecelakaan Satlantas Polres Mojokerto Kota sedang melakukan pemeriksaan terhadap sopir utama bus pariwisata yang menghantam papan reklame di Tol Surabaya-Mojokerto, KM 712.400/A. 14 orang dinyatakan tewas dalam insiden tersebut.

Dirmanto mengungkapkan, sopir bus utama yang sedang diperiksa bernama Ahmad Ari. Tetapi, dia tidak menyebutkan kapan pemeriksaan berlangsung.

Meski demikina, Dirmanto memastikan sopir utama dalam keadaan baik-baik saja dan tidak mengalami luka yang berarti. Sehingga memungkinkan untuk dilakukan tahapan awal pemeriksaan.

“Sampai sekarang sopir utama sedang dilakukan pemeriksaan pemeriksaan. Mudah mudahan hari ini sudah kita update kembali hasil pemeriksaan dari sopir tersebut,” ujarnya Selasa (17/5/2022).

Sopir utama itu bukanlah orang yang mengemudikan bus saat terjadi peristiwa naas sekitar pukul 06.15 WIB, di Tol Surabaya-Mojokerto, KM 712.400/A.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota AKP Heru Sudjio menerangkan, ada dua sopir yang mengawaki bus dalam peristiwa yang terjadi di titik 712.

Sedangkan sopir satunya, lanjut dia, adalah pengemudi bus yang asli. Saat ini dalam keadaan sehat, serta dibawa ke Polresta untuk melakukan pemeriksaan, terkait kasus kejadian tersebut.

“Jadi dari hasil pemeriksaan sementara, bahwa pergantian sopir perjalanan di Rest Area Ngawi dari sopir asli ke sopir cadangan, selanjutnya sopir asli istirahat di belakang, kemudi diambil oleh sopir kedua, sehingga sampai ke lokasi kecelakaan lalu lintas di KM 712 tadi pagi,” ujar AKP Heru, pada awak media di Kota Mojokerto. [uci/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar