Hukum & Kriminal

Berkas Perkara Tahap II Kasus Normalisasi Sungai Mantan Bupati Mojokerto Diterima Kejari

Mojokerto (beritajatim.com) – Setelah mantan Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Mojokerto, Didik Pancaning Argo ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto pada Agustus 2020 lalu dalam kasus normalisasi sungai di dua kecamatan di Kabupaten Mojokerto, kini giliran mantan Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa.

Kejari Kabupaten Mojokerto menerima berkas perkara tahap II mantan Bupati Mojokerto tersebut dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jawa Timur. Hal tersebut dibenarkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kabupaten Mojokerto, Ivan Kusumayuda.

“Tersangka, pada tahun 2016 menjabat sebagai Bupati Mojokerto menyuruh Kepala Dinas Pengairan (Didik Pancaning Argo yang sudah ditahan sebelumnya, red) untuk melakukan normalisasi Sungai Landaian dan Jurang Cetot yang merupakan aliran Sungai Brantas tanpa meminta izin ke pemerintah pusat,” ungkapnya, Rabu (23/6/2021).

Pasalnya kedua sungai tersebut berada di dua kecamatan tersebut berada dalam kewenangan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dari hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Timur tertanggal 30 Oktober 2019 terdapat kerugian negara sebesar Rp1.030.135.995

Tersangka diduga melakukan perbuatan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah dirubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Untuk Pasal 2 ancamannya minimal 4 tahun, maksimal 7 tahun dan Pasal 3 minimal 1 tahun, maksimal 20 tahun. Tidak dilakukan penahanan karena tersangka saat ini menjalani hukuman pidana atas perkara gratifikasi proyek tower Pemkab Mojokerto di Lapas Porong, Sidoarjo,” jelasnya.

Sebelumnya, tersangka kasus normalisasi sungai di dua kecamatan di Kabupaten Mojokerto, Didik Pancaning Argo ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto pada, Rabu (5/8/2020). Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto ini ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 5 jam.

Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Mojokerto ini di ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto pasca berkas perkara dilimpahkan dari Polda Jawa Timur. Penetapan tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Jawa Timur pada bulan Januari 2020 lalu. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar