Hukum & Kriminal

Berbagi Peran, 3 Pelaku Pencurian Akui 3 Kali Beraksi di Mall Mojokerto

Tiga pelaku pencurian yang diamankan petugas. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) РKetiga pelaku pencurian dengan pemberatan  yang diamankan anggota Satreskrim Polresta Mojokerto mengaku telah beraksi di tiga kali di mall yang ada di Kota Mojokerto tersebut. Yakni di bulan Agustus, September dan terakhir pada, Sabtu (18/10/2019) pukul 16.00 WIB lalu.

Kasubbag Humas Polresta Mojokerto, Iptu Katmanto mengatakan, setelah dilakuan pemeriksaan para pelaku mengakui perbuatannya dan sudah beraksi tiga kali ini.

“Bulan Agustus 2019 mengambil HP, bulan September 2019 juga berhasil mengambil HP dan terakhir pada Sabtu kemarin,” ungkapnya, Rabu (23/10/2019).

Masih kata Kasubbag Humas, para pelaku juga mengakui melakukan pencurian di mall yang ada di Kediri. Para pelaku yang berbagi peran tersebut berhasil mencuri sebuah handphone (HP). Sebelum beraksi, para pelaku sudah merencanakan terlebih dahulu.

“Ketiganya berbagi peran, pelaku Suhartatik bertugas mengambil HP korban dan setelah berhasil memberikan HP tersebut ke pelaku Anita. Pelaku Sutrisno¬†berperangai sebagai sopir yang tugasnya mengantar dan menunggu kedua pelaku,” katanya.

Saat melakukan pencurian, pelaku Suhartatik yang melakukan pencurian dan pelaku Anita yang menutupi pelaku Suhartatik saat beraksi dan membawa hasil curian keluar mall. Ketiga pelaku sepakat beraksi dengan pembagian sama rata setelah barang curian tersebut dijual.

“Pelaku Suhartatik pada tahun 2007 pernah terlibat perkara pidana pencurian HP di Surabaya dengan vonis 2 bulan 15 hari. Akibat aksinya tersebut, ketiga pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” jelasnya.

Ketiga pelaku yakni, Suhartatik (57) warga Kelurahan Pacar Kembang, Anita (40) warga Kelurahan Pacar Keling dan Sutrisno (52) warga Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Dari tangan para pelaku diamankan sejumlan barang bukti berupa.

Diantaranya, satu unit mobil Daihatsu Xenia nopol L 1460 AY warna putih, sebuah HP merk Green Orange warna hitam, dua buah tas wanita warna abu-abu. Akibat perbuatan pelaku,korban Agus wahyono (39) warga Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto mengalami kerugian sebesar Rp 1,5 juta.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar