Hukum & Kriminal

Berantas Korupsi, Peradi dan LBH Surabaya Kompak Satu Suara

Surabaya (beritajatim.com) – Pemberantasan korupsi jadi bahasan serius bagi puluhan peserta dalam diskusi ‘Peran Advokat Dalam Pemberantasan Korupsi di Sektor Peradilan’ di kantor LBH Surabaya, Kamis (23/1/2020).

Abdul Wachid Habibullah selaku Direktur LBH Surabaya mengatakan, advokat merupakan figur yang paling dekat dengan fakta-fakta tindak pidana korupsi di peradilan. Ini karena advokat mendampingi klien dari awal sampai akhir dalam mencari keadilan hukum.

Hariyanto (Cak Har) selaku Ketua DPC Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) Kota Surabaya juga menjadi pembicara dalam kesempatan ini. Menurutnya, pemberantasan korupsi sudah terjadi lama di sektor judicial. “Dan, bukan hanya advokat saja yang punya tanggung jawab moral memberantas (korupsi), tapi juga masyarakat dan seluruh elemen bangsa,” ujar pria yang akrab disapa Cak Har ini.

Jika meneropong lebih jauh, lanjut Hariyanto, masalah korupsi merupakan masalah mental yang bisa menjangkit profesi apapun. Tak hanya advokat, kepolisian, kejaksaan, tapi korupsi juga bisa menjangkit mental birokrat, dokter, guru dan sebagainya.

Menurut Cak Har, memberantas korupsi perlu didahului niat untuk berbenah mental. “Sebagai organisasi advokat, kami juga terus memberi pendidikan pemberantasan korupsi kepada calon-calon advokat. Saya yakin advokat kami punya pedoman yang baik. Tapi kalau ada yang melanggar, laporkan saja ke kami,” pungkas Cak Har yang juga mendaftar di beberapa partai untuk Pilwali Surabaya ini. [tok/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar