Hukum & Kriminal

Beraksi di Beberapa TKP, Pelaku Curanmor Diamankan Polresta Mojokerto

Pelaku curanmor, Yudha Ady Purwanto (42). [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Resmob Satreskrim Polres Mojokerto menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di depan Masjid Sabilul Huda Pacing, Jalan Raya Pacing Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pelaku diamankan setelah beraksi di beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, Iptu Hari Siswanto mengatakan, pelaku yakni Yudha Ady Purwanto (42) warga Desa Gedeg, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. “Pada 11 Juni 2021 sekira pukul 02.30 WIB pelaku melakukan pencurian di rumah tetangganya sendiri,” ungkapnya, Jumat (18/6/2021).

Pelaku melakukan aksinya di rumah Mochamad Anwar (33) di Jalan Magersari Desa Gedeg, Kecamatan Gedeg. Tim Resmob Satreskrim Polres Mojokerto beserta anggota piket Reskrim Polsek Gedeg mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah korban melapor.

“Setelah dilakukan olah TKP serta pengumpulan barang bukti dan saksi-saksi, petugas melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hasilnya, pelaku ditangkap di depan Masjid Sabilul Huda Pacing, Jalan Raya Pacing Kecamatan Bangsal,” katanya.

Masih kata Kasat, pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Polresta Mojokerto untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di hadapan petugas, Yudha mengakui telah mencuri di Gedeg. Juga mencuri mobil pikap Daihatsu Grand Max nopol S 9180 NB di Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

“Pelaku melakukan aksinya di TKP berbeda, sebelumnya di Desa Gedeg pada 8 Mei 2021 dan 1 Juli 2019 di Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Modusnya, pelaku mencari sasaran sepeda motor yang akan dicuri dengan cara berjalan kaki,” jelasnya.

Ketika pelaku melihat pintu pagar yang tidak dikunci dan terdapat sepeda motor yang kunci kontaknya masih menempel, maka pelaku berhenti. Pelaku masuk rumah korban dan membawa kabur sepeda motor tersebut. Akibat kejadian ini, Yudha dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP Jo Pasal 65 KUHP tentang Pencurian.

“Pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP Jo Pasal 65 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara. Barang bukti yang diamankan sepeda motor Yamaha Vixion nopol S 4603 NAH warna merah, satu bendel BPKB sepeda motor Yamaha Vixion nopol S 6292 VN warna merah beserta STNK,” tegasnya. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar