Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Belum Boleh Tatap Muka, Besuk ke Rutan Tetap Daring

Sumenep (beritajatim.com) – Rumah Tahanan (Rutan) klas IIB Kabupaten Sumenep hingga saat ini tetap memberlakukan besuk tahanan dengan cara daring.

“Untuk besuk warga binaan, kami memang tidak mengijinkan tatap muka langsung, melainkan dengan cara daring. Ini kami berlakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Kami menunggu keputusan pemerintah pusat,” kata Plt Kepala Rutan klas IIB Kabupaten Sumenep, Ridwan Susilo, Rabu (22/09/2021).

Ia menjelaskan, penerapan daring untuk besuk warga binaan itu sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 yang dipicu kerumunan. “Selain besuk dengan cara daring, untuk barang titipan bagi warga binaan juga tidak diijinkan diserahkan langsung. Silahkan dititipkan pada petugas. Nanti petugas kami yang akan menyampaikan pada warga binaan yang dikirimi,” ujarnya.

Ia memaparkan, untuk besuk secara daring, Rutan Sumenep memfasilitasi sarana guna menghubungkan keluarga dengan warga binaan. Warga binaan akan tersambung dengan keluarganya melalui komputer yang disediakan di rutan.

“Jadi mekanismenya, keluarga warga binaan menghubungi petugas rutan, kemudian petugas yang akan menghubungkan dengan warga binaan yang dimaksud. Ini sebenarnya juga mempermudah yang dari kepulauan,” ujarnya.

Ia memaparkan, untuk besuk secara daring, setiap warga binaan telah dijadwal bergiliran. Satu kali besuk, diberi waktu maksimal 10 menit. Dalam sehari, rutan membatasi maksimal besuk daring untuk 10 orang.

“Tapi kalau yang mau besuk membludak, ya kita atur jadwalnya supaya sama-sama kebagian waktu,” ucapnya.

Rutan Klas IIB Sumenep saat ini dihuni 330 warga binaan, terdiri dari pria di 17 blok dengan kapasitas 130, dan 17 napi wanita di 1 blok. [tem/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar