Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Begini Modus Operandi Produsen Miras Ilegal di Madiun

Anggota Polres Madiun saat mendatangi lokasi produksi miras ilegal di Desa Sidomulyo, Sawahan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (27/5/2022)

Madiun (beritajarim.com) – Warga Desa Sidomulyo, Sawahan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur gempar dengan temuan produksi miras ilegal di Jalan Sidotopo desa setenpat. Pihak kepolisian mengendus praktik ilegal itu sejak 24 Mei 2022. Kapolresta Madiun AKBP Suryono mengungkapkan bagaimana pelaku sebanyak lima orang.

Pelaku dalam membuat atau memproduksi minuman bralkohol yang dilakukan dengan cara yakni pertama tetes tebu dicampur dengan air. Kemudian didiamkan atau di fermentasikan di dalam drum plastik warna putih selama kurang lebih tiga hari.

Dalam sekali proses memasak atau penyulingan menghasilkan rata-rata empat jerigen minuman beralkohol kapasitas masing -masing 30 liter atau 120 liter. Dan dalam sehari semalam (karyawan dua shift/jadwal) dapat menghasilkan 16 jerigen atau 480 liter.

“Setiap jerigen dijual dengan harga Rp. Rp350 ribu hingga Rp370 ribu dan menghasilkan keutungan rata-rata sebanyak Rp20 juta per bulan. Wilayah peredaran Kota Madiun, Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan,” katanya, Jumat (27/5/2022).

Untuk diketahui, pengungkapan produksi ribuan liter miras ini bermula dari penangkapan penjual minuman keras jenis arak jowo di sebuah kios di Kecamatan Kartoharjo. Usai dilakukan penyelidikan pengembangan kasus, akhirnya polisi menemukan sebuah rumah di jalan Sidotopo, Desa Sidomulyo, Sawahan, Madiun yang digunakan sebagai tempat produksi arak jowo.

Selanjutnya polisi melakukan penggerebekan, lima orang karyawan diamankan. Yaitu S (38) warga Lamongan, empat orang warga Madiun antara lain SN (39), DRA (18), NC (33) dan SEC (23) sebagai karyawan. [fiq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar