Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Begini Kondisi Wanita Asal Ngawi yang Dilukai Sajam Oleh Suaminya Sendiri

Kondisi Binti Rokani Bin Solikah (29) waega Desa Gemarang, Kedunggalar, Ngawi saat menjalani pemulihan di unit perawatan intensif, Sabtu (2/7/2022)

Ngawi (beritajatim.com) – Kondisi Binti Rokani Bin Solikah (29) sudah membaik. Warga Desa Gemarang, Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur yang ditusuk pisau dan disabet parang oleh suaminya sendiri itu masih dirawat di ruang intensif care unit (ICU) RSUD dr Soeroto Ngawi usai menjalani operasi.

Merta Puji Lestari, kerabat Binti membenarkan jika kondisi Binti sudah membaik. Sebelumnya, kondisinya kritis dan tidak sadarkan diri.

Kemudian, Binti menjalani operasi karena sabetan parang mengenai kepala, tangan, hingga jemarinya. Akibatnya jemari Binti ada yang nyaris putus. Beruntung, dia segera dilarikan ke rumah sakit usai mengalami luka serius.

“Sekarang kondisinya membaik. Sudah sadar dan mengenali siapa-siapa yang membesuk. Sementara masih dirawat di ICU setelah operasi,” kata Merta pada beritajatim.com, Sabtu (2/7/2022)

Merta menyebut jika dirinya memang mendengar penyebab penganiayaan oleh suami Binti yakni Edi Budiono (34) adalah karena faktor cemburu. Namun, Merta tak tahu pasti bagaimana kejadian lengkap.

“Kalau terkait penyebab penganiayaan saya tidak tahu pasti ya. Karena ini persoalan keluarga mbak Binti ya. Saya kurang tahu pastinya bagaimana,” katanya.

Untuk diketahui, Edi Budiono (34) warga Desa Gemarang, Kedunggalar, Ngawi Jawa Timur tega membacok istrinya Binti Rokani Bin Solikah (29) hingga kritis. Edi pun kabur usai membacok istrinya.

Ibu dua anak itu mengalami luka bacok di bagian kepala dan kedua tangan usai dilukai menggunakan dua senjata sekaligus. Ironisnya, aksi pembacokan itu disaksikan kedua anaknya. Mereka sempat menangis melihat sang ibu bersimbah darah. Warga yang mengetahui keributan itu segera melapor ke polisi kemudian membawa Binti ke RSUD dr Soeroto Ngawi.

Pria yang baru selesai menjalani hukuman penjara di Lapas Madiun usai jadi pelaku pembunuhan seorang dukun tahun 2016 lalu itu mendatangi Binti di rumah orang tuanya di Desa Wonokerto, Kedunggalar Ngawi, pada Kamis (30/6/2022). Keduanya sempat cekcok mulut kemudian Edi yang sudah membawa pisau langsung melukai Binti.

Binti pun sempat mencoba kabur dan meminta pertolongan ke halaman rumah. Namun, Edi segera menyabetkan parang yang sudah dia ambil hingga membuat Binti tersungkur. Kedua anak mereka hanya bisa menangisi ibunya yang tersungkur di halaman. Edi pun kemudian kabur menggunakan sepeda motornya. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar