Hukum & Kriminal

Begini Cara Polisi Probolinggo Ikut Pertahankan Ikon Kota Penghasil Mangga

(Probolinggo(beritajatim.com) – Polres Probolinggo Kota menyambut positif program satu rumah satu pohon mangga untuk mengembalikan ikon Kota Probolinggo sebagai daerah penghasil mangga di Jawa Timur. Pemkot Probolinggo sendiri meluncurkan program itu awal 2020 lalu.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi kepada beritajatim.com Jumat (10/1/2020) menyatakan, korps baju coklat secara sporadis melakukan penanaman sedikitnya 500 bibit mangga manalagi untuk mendukung program dimaksud.

“Ada sekitar 500 bibit mangga manalagi, yang disebar di lingkungan Mapolresta Probolinggo. Untuk gerakan awal, satu rumah di wajibkan menanam satu pohon mangga manalagi,” katanya.

Ambar juga memastikan, seluruh jajaran polsek di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, ikut menanam tanaman yang termasuk ke dalam marga Mangifera tersebut. “Mangga manalagi ini manfaatnya luar biasa. Selain produksi oksigennya, mangga manalagi juga punya manfaat ekonomis,” sambungnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, populasi mangga secara keseluruhan di Kota Probolinggo mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir. Pada 2018 tercatat ada 49.590 pohon mangga. Jumlah tersebut, mengalami penurunan sebanyak 61 pohon pada 2019. Per tanggal 31 Desember 2019, jumlah pohon mangga menjadi 49.529 saja.

Melalui program penanaman pohon yang digagas Kapolri, Polresta Probolinggo berupaya untuk mengembalikan populasi mangga manalagi. Penanaman ratusan mangga itu pun, melibatkan jajaran Forpimda. Seperti Kodim 0820, Pemkot Probolinggo, Yon Zipur 10 dan Bhayangkari Cabang Kota Probolinggo.

Untuk diketahui, Mangga Manalagi Probolinggo, adalah satu jenis mangga yang cukup terkenal disamping mangga-mangga unggulan Indonesia, seperti mangga Pasuruan, Indramayu, Mangga Gadong, dan Mangga Arumanis. (eko/ted) 





Apa Reaksi Anda?

Komentar