Hukum & Kriminal

Bawa Linggis dan Obeng, 2 Residivis Bobol Rumah Kosong di Mojokerto

Kedua pelaku menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polresta Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Dengan modal linggis dan obeng, dua pelaku spesialis pencurian dengan pemberatan membobol sebuah rumah di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Kedua pelaku yang merupakan residivis berhasil diamankan anggota Unit Resmob Satreskrim Polresta Mojokerto.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendy mengatakan, kedua pelaku merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Didik Hariyono (30) warga Desa Dawarblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto dan Budi Ariyanto (37) warga Desa Bunut, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

“Modus yang digunakan kedua pelaku yakni mencari rumah kosong dan merusak pintu belakang rumah. Pelaku mengambil 2 buah HP merk Oppo tipe Neo 5 warna putih dan HP merk Oppo tipe A5S warna biru, dompet isi uang sebesar Rp1 juta. Barang-barang diletakkan di atas kasur yang berada di dalam kamar korban,” ungkapnya, Sabtu (22/3/2020).

Aksi pelaku tersebut dilakukan pada tanggal 15 Februari 2020 sekira pukul 03.00 WIB. Keduanya diamankan dengan barang bukti berupa satu buah handphone merk oppo tipe A5s warna biru, satu unit sepeda motor merk Honda Beat S 5382 RU warna hitam dan satu buah tas warna hitam serta dompet warna merah muda.

“Atas kejadian tersebut total kerugian yang dialami korban sebesar Rp3,5 juta. Dari keterangan pelaku, keduanya juga beraksi di TKP lainnya. Yakni Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto pada, Minggu tanggal 8 maret 2020 sekira pukul 01.30 WIB,” jelasnya.

Kasat menambahkan, keduanya merupakan residivis kasus yang sama dan sudah dua kali masuk Lembaga Pemasyarakatan (LP). Pihaknya masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait kasus pencurian dengan pemberatan tersebut. “Kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman 5 tahun,” tegasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar