Hukum & Kriminal

Bawa Gunting Baja, Komplotan Pembobol Ruko Dibekuk Polrestabes Surabaya

Surabaya(beritajatim.com) – Kenakan masker dan hanya bisa tertunduk, enam pelaku jalani gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (19/7/2020). Keempat pelaku dan dua penadah ini diamankan usai membobol empat toko di Surabaya.

Bahkan saat menjalankan aksi, para pelaku pencurian yang berjumlah 5 orang dengan otak bernama Anton ini tergolong profesional. Bagaimana tidak rekaman kamera pengawas juga mereka ambil untuk hilangkan jejak.

“Kami memilih dulu toko yang sudah sepi. Selanjutnya kita pastikan lingkungan aman baru kita buka gembok dengan gunting baja. Kemudian kita masuk toko dan ambil barang berharga yang ada dan ambil hardis rekaman kamera pengawas,” jelas Wahyudi (29) salah satu pelaku ke petugas.

Usai mengambil barang berharga, mereka langsung menghubungi penadah. Tak butuh waktu lama, penadah langsung minta janjian untuk membeli barang hasil curian ini. “Langsung kita hubungi pembeli dan semua dibelinya (penadah.red),” pungkasnya.

Kasat Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky menjelaskan, pelaku selain profesional menghapus jejak,  mereka juga tergolong cepat membuang hasil curian. Bahkan petugas hingga saat ini masih mencari satu pelaku yakni Anton sebagai otak eksekutor.

Sedangkan empat pelaku lain sudah diamankan bersamaan dengan dua penadah. Keenam orang yang diamankan yakni IM, 35th, alamat Jl. Kedungmangu Timur Surabaya.  IM Berperan membuka gembok pintu roling door dengan gunting baja dan mengambil
mobil dalam showroom dan mebawa kemadura untuk dijual.

Barng Bukti Pencurian

AT, 40th, alamat Jl.Pogot baru Surabaya, berperan mengambil barang berupa laptop dalam showroom. KA, 29th, alamat Jl. Dukuh Kupang Utara Surabaya, berperan membeli barang berupa Jas tom ferricks dengan TKP  Jalan  Kenjeran.

ZD, 34th, alamat Jl. Arimbi Surabaya, berperan membeli barang berupa Jas tom ferricks TKP  jl. kenjeran. KR, 43th, alamat Jl. Gembong Surabaya berperan membeli barang berupa jas tom ferricks TKP jl. Kenjeran. DH (dpo) berperan mengambil barang dalam Showroom.

“Pelaku total ada 5 dan 1 masih DPO sedangkan dua pelaku penadah juga sudah kita amankan. Pelaku mengukap perkara pencurian pada Februari, April dan Mei lalu. TKP di Kenjeran, Manyar, Kertajaya, dan Menganti. Barang buktinya Honda vario, jas, gunting baja, celana pendek dan 14 baju, dan lima vapor. Para pelaku dijerat dengan UU 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan,” tandas Iptu Arief.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar