Hukum & Kriminal

Diduga Pelaku Penjambretan

Bawa Celurit, Warga Kangean Ditangkap Polisi

foto/ilustrasi

Sumenep (beritajatim.com) – Jefri Hermanto (25), warga Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep diringkus aparat Polsek setempat, karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) tanpa izin.

“Sajam yang dibawa tersangka berupa celurit yang diselipkan di perutnya. Tersangka ditangkap saat mengendarai sepeda motor di Desa Laok Jang-jang,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Moh. Heri, Senn (7/1/2019).

Tersangka diduga juga merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pada 5 Januari 2019 dengan korban atas nama Atmawati, warga Desa Arjasa.

“Saat itu korban diancam akan dibunuh dengan parang. Kemudian kalung emas di leher korban seberat 30 gram ditarik hingga leher korban terluka. Selain itu, uang korban sebesar Rp 450.000 juga dirampas tersangka,” ungkap Heri.

Menurut pengakuan korban, pelaku penjambretan kalungnya itu mengenakan kaos hitam, sarung hitam batik putih, tangan kiri cacat tidak bisa digerakkan.

“Ciri-ciri itu sesuai dengan ciri-ciri tersangka Jefri yang kami tangkap karena membawa sajam. Namun tersangka tidak mengakui perbuatannya,” ujar Heri.

Saat ini tersangka diproses hukum untuk kasus membawa, memiliki, atau menguasai senjata tajam tanpa hak. Tersangka melanggar pasal 2 ayat (1) undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951.

“Sedangkan untuk kasus curas akan dilakukan penyidikan mendalam dan melengkapi barang bukti lagi, karena tersangka mungkir dan memberikan keterangan berbelit-belit,” terang Heri. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar