Hukum & Kriminal

Baru Keluar Bui, Warga Surabaya Ini Kepergok Edarkan Sabu di Gresik

Agitoni Satriyo warga Dukuh Pakis Surabaya saat diamankan di Polsek Driyorejo Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Jajaran Polres Gresik panen tangkapan kasus narkoba, khususnya jenis sabu. Kali ini, aparat setempat meringkus Agitoni Satriyo (29) warga Pulosari Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya. Pelaku ditangkap karena kepergok mengedarkan sabu 12,89 gram di Perum Griya Kencana Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Agitoni Satriyo bukan pemain baru. Pasalnya, yang bersangkutan baru keluar dari bui setelah mendekam lima tahun dengan kasus yang sama.

Penangkapan Agitoni Satriyo berawal dari informasi masyarakat yang menaruh curiga gerak-gerik mantan napi narkoba ini. Tak ingin buruannya lepas, tim Reskrim Polsek Driyorejo langsung melakukan penyelidikan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto.melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavik menjelaskan kronologi penangkapan tersangka Agitoni Satriyo bahwa Pada hari Jumat (12/2) petugas Reskrim Polsek Driyorejo yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Suhari melakukan penyelidikan adanya peredaran narkotika.

Selanjutnya tim ini berupaya melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang pelaku Agitoni Satriyo di rumah kontrakannya di Perum Griya Kencana II/N Mojosarirejo Driyorejo, Gresik.

“Saat kami amankan pelaku menyimpan sabu siap edar 12,89 gram yang terbagi 12 poket yang ditaruh diatas meja di dalam kamar tidur. Kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek driyorejo guna Proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya, Minggu (14/02/2021).

Kini Satriyo Agitoni mendekam kembali di penjara usai menjalani pemeriksaan. Warga Dukuh Pakis Surabaya itu, dijerat pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar