Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Bandit LPG di Kos Buruh SIER Surabaya Juga Curi Perabotan dan Uang

pencuri tabung elpiji. Foto: ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Pencuri tabung LPG yang menyatroni tempat kos yang kebanyakan dihuni buruh pabrik rokok di kawasan SIER, Jalan Raya Rungkut Kidul, Surabaya, ternyata juga sempat mencuri perabotan dan uang milik penghuni kos. Barang yang digasak semisal HP (handphone), TV LED, uang, hingga sepeda motor.

Hal tersebut disampaikan oleh Mamat, salah satu penghuni kos. Ia mengatakan pernah menjadi korban dari pelaku yang sama. “Sebelum banyak tabung LPG yang hilang, motor, HP sama TV terus uang juga hilang. Rawan di sini. Saya sendiri juga jadi korban,” ungkap Mamat, Kamis (24/11/2022).

Pria asal Lamongan ini mengaku, untuk barangnya yang hilang, yakni tabung LPG dan uang Rp500 ribu. Barang itu raib sekitar dua mingguan yang lalu. “Dicuri pas saya kerja. Siang-siang jendela kamar saya dibobol, dicongkel. Uang saya ada di lemari diambil. Kalau LPG saya taruh di luar, karena tempat masaknya di luar,” katanya.


Mamat menambahkan, untuk handphone, TV LED dan juga motor, itu dicuri pelaku sebelum beraksi di kamarnya. Ngerinya, pencurian tersebut dilakukan dalam dua hari berturut-turut. “Tetangga saya 4 orang jadi korban semua. Ada yang kehilangan HP, televisi, serta uang juga. Kalau yang kehilangan motor tetangga kos seberang. Dua motor, Honda Vario 150,” sebutnya.

Dari keterangan Mamat, tempat kos yang ia tinggali itu rawan dalam beberapa bulan terakhir. Ia pun kaget, karena selama tinggal di kawasan tersebut, aman-aman saja. “Sudah 10 tahun saya ngekos di sini. Aman-aman saja. Tapi beberapa bulan ini kok jadi banyak maling. Jadi rawan gini. Sampai tetangga kos banyak yang pindah,” jelasnya.

Dari kejadian ini, tetangga kos juga telah melapor ke Polsek Rungkut. Namun hingga sekarang juga belum ada tindakan.
“Tetangga kos yang kehilangan motor sudah lapor ke Polsek Rungkut, tapi ya sama polisinya malah disuruh pindah kos. Memang waktu itu sempat datang polisinya ke lokasi, ngecek. Tanya CCTV juga. Tapi setelah itu ya nggak ada tindakan lagi,” tandasnya. [ang/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar