Hukum & Kriminal

Bandar Sabu Kelas Teri Asal Sidoarjo Diringkus Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Bandar sabu kelas teri dan baru satu tahun menjalani usahanya diringkus tim Satreskoba Polres Gresik. Tersangka atas nama Samsul Arifin (32) asal Desa Ngelom, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Samsul tak berkutik saat diamankan beserta barang buktinya.

Pemuda protolan SMP itu diringkus berdasarkan informasi dari masyarakat. Terungkapnya kasus ini juga berkat pengembangan kasus sebelumnya. Sebelumnya, ada dua remaja serta satu orang dewasa dengan alamat yang sama.

Kasatreskoba Polres Gresik AKP Herry Kusnanto menuturkan, tersangka ditangkap di tempat kediamannya yang saat itu hendak mengendarkan sabu dengan harga paket hemat.

“Ada 6 (satu) plastik klip yang berisi kristal warna putih narkotika jenis sabu dengan berat timbang ±1,02 gram. Satu kotak ponsel berisi dua timbangan eletrik, satu korek api gas. Lima pipet kaca bekas pakai, satu alat hisap dari botol kaca, satu box pipet, dan uang tunai Rp 400 ribu serta satu buah ponsel,” tuturnya, Senin (25/01/2021).

Masih menurut Herry, kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah perbatasan Gresik-Sidoarjo cukup tinggi. Hal ini karena kedua daerah tersebut menjadi penyangga Kota Surabaya.

“Selama ini kedua daerah itu telah kami petakan. Untuk itu, diimbau agar berhati-hati terhadap penyalahgunaan narkoba utamanya dari lingkungan keluarga,” paparnya.

Kini Samsul Arifin meringkuk di penjara usai menjalani pemeriksaan. Samsul hanya pasrah tertunduk lesu karena aksinya sebagai bandar narkoba kelas teri dibongkar polisi.

Tersangka juga dijerat dengan pasal 114 ayat (1)Subs Pasal 112 (ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 84 ayat (2) KUHAP. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar