Hukum & Kriminal

Bandar Sabu Gresik Diciduk Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Mochammad Nova Ihsanul Khaq (26), warga Jalan Sindujoyo Gang X /8 Gresik yang diduga menjadi bandar sabu diciduk aparat Reskrim Polsekta Gresik. Pria yang tidak tamat SD itu dibawa petugas dari hasil pemeriksaan dua rekannya, yakni Mustofa dan Husup.

Dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti diantaranya 15 paket narkotika jenis sabu, satu buah ponsel, uang tunai Rp 100 ribu, satu buah korek api, sembilan klip plastik, dan tiga serok terbuat dari sedotan botol air mineral.

Kronologis terbongkar kasus narkotika ini berawal saat petugas dari Polsekta Gresik, melakukan penyelidikan tentang peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kelurahan Lumpur, Gresik Kota. Dari hasil penyelidikan itu, petugas melakukan penangkapan terhadap Mustofa, dan Husup. Hasil pemeriksaan kedua orang itu, selanjutnya petugas melakukan penangkapan Nova, dan kedapatan memiliki narkotika jenis sabu.

Sewaktu digeledah di tempat tinggalnya, di dalam almari pelaku terdapat 15 kristal warna putih yang disimpan di dalam di klip plastik, yang diduga narkotika jenis sabu beserta alat hisap sabu.

“Tersangka beserta barang buktinya kami bawa ke Mapolsekta Gresik guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Inggit Prasettyanto, Senin (11/02/2018).

Sementara pelaku, Mochammad Nova Ihsanul Khaq menuturkan, barang haram miliknya didapat dari rekannya asal Surabaya. Barang tersebut dibeli lalu ditimbang lagi sebelum diperjualbelikan bagi yang berminat.

“Saya mendapatkannya dari Surabaya itupun jual putus,” ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku Nova panggilannya sehari-hari dijerat dengan pasal 112 Ayat (1) Jo pasal 114 Ayat (1) Undang Undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar