Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Bandar Narkoba Rungkut Menanggal Digerebek, Satu Bulan Untung Rp 150 Juta

Para Tersangka Bandar Rungkut Menanggal saat diperkenalkan ke publik.

Surabaya (beritajatim.com) – SY (43), otak dari jaringan narkotika yang memiliki markas di Rungkut Menanggal terus diperiksa oleh pihak kepolisian pasca ditangkap oleh Satres Narkoba Polrestabes Surabaya, Senin (27/12/2021) lalu.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri menjelaskan, tersangka SY menggunakan modus operandi persewaan sound system untuk bahan kamuflase agar tidak ketahuan warga maupun polisi.

“Tersangka menyewakan sound system. Banyak orang keluar masuk, jadi untuk kamuflase. Sehingga tidak ada yang curiga. Untuk Barang bukti kami temukan di dalam kamar yang disimpan di koper,” ujar Daniel saat dikonfirmasi Beritajatim.com, Kamis, (30/12/2021).

Daniel menambahkan, narkotika yang SY dapat dikirimkan dari Sumatera untuk diedarkan di Jawa dan Kalimantan. Dari pengiriman tersebut, SY mendapatkan uang 150 juta untuk biaya gudang. “SY sudah menjalankan bisnis haram tersebut sejak Oktober 2020. SY juga mengakui pada 8 Desember barang yang masuk sebanyak 60 kg dan sudah diedarkan di Surabaya sebanyak 25 kilogram,” imbuh Daniel.

Dari penyimpanan di kawasan Rungkut Menanggal Surabaya itu, polisi menemukan sabu seberat 35 kg dan pil ektasi sebanyak 3 ribu butir serta serbuk ekstasi seberat 1 kg.

Dalam kasus ini, polisi total menyita barang bukti sabu 44,7 kilogram, ekstasi sudah jadi ada 31 ribu butir, kemudian 1,05 kilogram bubuk yang kalau dijadikan ekstasi bisa jadi 5 ribu butir, dan ganja 1,3 kilogram dengan total harga keseluruhan 70 milyar. Saat ini polisi tengah memburu bandar yang terdapat di Sumatera. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar