Hukum & Kriminal

Balap Liar Jombang, Polisi Angkut Sepeda Motor 3 Truk

Jombang (beritajatim.com) – Balap liar yang ada di Jalan Raya Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Jombang dibubarkan polisi, Senin (7/9/2020). Para penonton dan peserta balap liar lari tunggang langgang. Polisi kemudian menyita sepeda motor sebanyak 3 truk.

Balap liar tersebut cukup ramai. Penonton bergerombol di sepanjang jalan Sidokampir. Untuk area balapan, jalan sepanjang 100 meter ditutup. Suara motor menderu-deru beradu cepat. Tentu saja kondisi tersebut meresahkan pengguna jalan lainnya.

Bersamaan dengan itu Polsek Sumobito mendapatkan laporan tentang balap liar tersebit. Polsek kemudian menghubungi Satlantas Polres Jombang. Selanjutnya, korps berseragam coklat mendatangi lokasi guna membubarkan arena itu.

Para pebalap liar yang ada di lokasi tak menyangka kehadiran petugas. Begitu ada tembakan ke udara dari polisi, kerumunan orang tersebut semburat. Mereka lari tunggang langgang. Sepeda motor pun ditinggalkan.

“Mereka menutup jalan untuk digunakan balap liar. Akhirnya, kami bersama Satlantas Jombang membubarkan balap liar tersebut,” kata Kapolsek Sumobito AKP Nanang Sujianto yang memimpin penggerebekan.

Nanang menjelaskan, sepeda motor milik penonton dititipkan di rumah-rumah warga. Petugas kemudian melakukan penyisiran. Sekitar tiga truk sepeda motor diangkut ke kantor Satlantas Jombang.

“Sepeda motor yang tidak ada surat-suratnya kita bawa ke Satlantas. Sedangkan yang ada suratnya ditilang. Kita lakukan tindakan tegas agar ada efek jera,” tambah Nanang.

Kapolsek mengungkapkan, ajang balap liar bukan hanya dihadiri pembalap dari Jombang. Namun juga dari kota-kota sekitar, semisal Sidoarjo, Mojokerto, serta Kediri. “Penertiban serupa akan terus kita lakukan,” pungkas Nanang. [suf/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar