Hukum & Kriminal

Asyik Transaksi Sabu, Warga Gresik Ini Tak Sadar Dikuntit Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Dhendy Dwi Pratama (31) tidak menyadari saat sedang asyik bertransaksi sabu malah tertangkap polisi berpatroli.

Warga asal Jalan Raya Brantas 34 Perum Bhakti Pertiwi (BP) Gresik itu kaget tiba-tiba polisi turun dari mobil patroli sewaktu memergoki tersangka di Jalan Raya Perum Bunder Asri Gresik.

Kapolsekta Gresik AKP Inggid mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat, ada transaksi sabu yang dilakukan tersangka. Mengetahui hal itu, anggotanya di lapangan langsung melakukan patroli memburu pelaku.

“Tersangka sebenarnya sudah dikuntit sejak dari Gresik Kota sebelum akhirnya tertangkap di Perum Bunder Asri Gresik,” katanya, Rabu (3/09/2020).

Inggid menuturkan, sewaktu digeledah, Anggotanya menemukan satu paket sabu dengan berat 0,39 gram. Selain itu, ada satu buah ponsel buat untuk bertransaksi.

“Sewaktu digeledah tersangka tak bisa berbohong. Sebab, ada satu paket sabu yang disimpan di celananya,” tuturnya.

Terkait dengan kasus ini lanjut Inggid, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada jaringan lain yang turut terlibat.

“Kasus ini kami kembangkan lagi. Pasalnya, saat diperiksa tersangka hanya sebagai pengedar,” ungkapnya.

Sementara pelaku Dhendy Dwi Pratama mengaku dirinya mendapat barang sabu tersebut dari rekannya asal Surabaya. Dirinya, membeli paket hemat lalu diedarkan lagi.

“Maunya sih saya edarkan lagi, tapi keburu tertangkap polisi saat berpatroli,” paparnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka Dhendy Dwi Pratama dijerat pasal 112 UU RI nomor 35 Th 2009 tentang Narkotika. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar