Hukum & Kriminal

Asyik Nyabu di Kamar Kos, Warga Krian Dibawa Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Arip Cahyono (33) warga asal Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, tidak menyangka dirinya sudah lama diintai polisi. Saat asyik menghisap sabu di kamar kosnya yang berada di Desa Legundi, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Usai kedapatan mengkonsumsi sabu, pemuda tamatan SMP itu langsung dibawa oleh aparat kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya tiga buah klip plastik berisi sabu. Masing-masing dengan berat 0,87 gram, 1,40 gram dan 0,33 gram.

Kemudian satu klip plastik berisi sabu dengan berat timbang masing-masing 0,25 gram, 0,32 gram, 0,29, 0,27 gram, dan 0,57 gram. Serta satu timbangan elektrik, satu alat hisap terbuat dari botol kaca bekas minuman, dan buah ponsel.

Kasatreskoba Polres Gresik AKP Heri Kusnanto menuturkan, penangkapan tersangka itu berasal dari informasi masyarakat. Bahwa, ada peredaran sabu di tempat kos di daerah Desa Legundi.

“Tersangka Arip Cahyono sudah kami amankan beserta barang bukti yang telah disita,” tuturnya, Kamis (6/02/2020).

Sementara itu, tersangka Arip mengakui bahwa sabu yang didapatnya berasal dari rekannya di Surabaya.

“Saya beli dari teman dengan harga paket hemat,” akunya.

Pasca diamankan polisi, Arip terancam dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar