Hukum & Kriminal

Asyik Banting Kartu, Dua Karyawan Cakrindo Diringkus Polisi

Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Asyik banting kartu. Dua karyawan yang juga tersangka kasus judi online Ahmad Syafii (35) warga asal Jalan Geneng Agung, Kecamatan Rengel, Tuban dan Purwanto (45) asal Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Gresik diringkus Satreskrim Polres Gresik.

Pasalnya, mereka terbukti melakukan judi online di PT Cakrindo Jalan Veteran Gresik.

Selain mengamankan kedua tersangka. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya dua buah ponsel, serta empat buah kertas dan ATM Bank Mandiri sebagai bukti transfer.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik, Ipda Aditya Rizky Nugroho mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat bahwa PT Cakrindo Jalan Veteran ada dua karyawan yang kerapkali melakukan judi togel online.

“Berdasarkan dari laporan itu, kami langsung melakukan penyelidikan dan setelah didapat ciri-ciri pelaku. Anggota saya menyanggong pelaku di pabrik tempatnya bekerja. Tersangka Ahmad Syafii langsung diamankan,” tuturnya, Jumat (18/01/2019).

Usai mengamankan Ahmad Syafii lanjut Aditya pihaknya menginterogasi tersangka. Setelah dikirim melalui via ‘whats up’ (WA). Tersangka lainnya, yakni Purwanto (bandar judi) mau bertemu. Karena ada sinyal pertemuan. Polisi langsung bergerak dan mengamankan tersangka di rumahnya.

“Tersangka Purwanto kami gelandang ke Polres Gresik beserta barang buktinya,” ungkapnya.

Sementara tersangka Ahmad Syafii mengaku dirinya bersama rekannya Purwanto hanya iseng saja bertaruh judi togel online sambil beristirahat.

“Cuma iseng saja tapi udah kepergok polisi,” paparnya.

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka Ahmad Syafii dan Purwanto terancam KHUP pasal 303 dengan ancaman penjara 5 tahun. [dny/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar