Hukum & Kriminal

Aspol Tangguh Semeru Polresta Kediri Mampu Tangkal Ancaman Covid-19

Kediri (beritajatim.com) – Polres Kediri menyulap tempat tinggal dinas anggotanya menjadi sebuah Asrama Polisi (Aspol) Tangguh Semeru. Aspol tersebut dibentuk dengan memiliki kemampuan dalam menangkal segala bentuk ancaman dan gangguan dari luar termasuk juga ancaman wabah Virus Covid-19.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, S.I.K, M.H, bersama pejabat utama Polres Kediri meninjau Asrama Polisi Tangguh Semeru Polres Kediri yang bertempat di Kelurahan/ Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.
Aspol Tangguh Semeru.

“Di Aspol Tangguh Semeru ini terdapat Ruang Posko, Ruang isolasi tenaga Konseling, dapur umum serta Tim evakuasi dan pemulasaran jenazah,” tutur Kapolres Kediri.

Dengan dibentuknya Aspol Tangguh Semeru ini warga Siap dengan kondisi terburuk dan siap melawan Virus Covid 19. Warganya juga memiliki ketahanan di bidang ekonomi dengan cara memproduksi makanan khas siap jual serta menanam tanaman dan memelihara hewan produktif.

“Tentunya protokol kesehatan wajib di patuhi dengan menggunakan masker dan cuci tangan serta menjaga pola hidup sehat,” tutup AKBP Lukman Cahyono.

Selain Aspol Tangguh, Polresta Kediri juga mecetak Kampung Tangguh Semeru. Lokasinya ada di kawasan wisata Sumber Sugih Waras di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih. Maksud dan tujuan dibentuknya Kampung Tangguh tersebut adalah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19, serta meminimalisir tindak kriminalitas yang terjadi disaat pandemi.

Posko Kampung Tangguh tersebut memiliki sejumlah fasilitas unggulan, mulai dari tempat pemulasan jenazah, dapur umum, CCTV pemantau warga isolasi mandiri, ruang isolasi serta command center. Kapolres mengapresiasi pendirian tempat tersebut, karena sangat membantu menekan penyebaran Covid-19 dari tingkat bawah dan dalam pelaksanaanya perlu adanya sinergitas kerjasama antara Tiga Pilar (Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa).

Perlu diketahui, hingga saat ini klaster penularan Covid-19 di Kabupaten Kediri didominasi dari Pabrik Roko PT Mustika Tulungagung. Dimana, mayoritas karyawan berasal dari wilayah kediri. Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri mencatat hingga, 9 Juni 2020 positif Covid-19 sejumlah 172 kasus. [nm/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar