Hukum & Kriminal

Oknum Perangkat Desa di Kediri Dipolisikan

Kediri (beritajatim.com) – Mohammad Muthoin (46) warga Dusun Winongsari Kulon, Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri datang ke Polresta Kediri. ASN Pemkab Kediri ini melaporkan oknum perangkat desa karena dugaan kasus penggelapan mobil rental.

Terlapor berinisial HDC asal Desa Pesing, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Terlapor dituding telah menggelapkan dua unit mobil milik korban jenis Xenia. “Kami dari Tim Kuasa Hukum Pelapor (Mohamad Mutho’in, red), membuat laporan kepada petugas berwenang. Langkah ini kami tempuh dengan mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kediri Kota,” kata Ketua Tim Kuasa Hukum Pelapor, Imam Mohklas, S.H., M.H, Sabtu (18/1/2020).

Korban memiliki kerja sama sewa-menyewa mobil dengan terlapor. Awalnya, hubungan bisnis mobil rental ini dimulai sejak 2017. “Secara total HDC menyewa 4 unit mobil kepada Mohamad Mutho’in. Tapi, yang kita laporkan di sini hanya 2 unit mobil, antara lain 1 unit mobil Xenia warna hitam dan 1 unit mobil Xenia warna silver,” tegasnya.

Dari kerja sama inilah, tambah Imam, HDC menyanggupi untuk menyewa kendaraan milik korban dengan masa sewa bulanan. Biaya sewanya, berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per bulan.

“Awalnya pada tahun 2017, pembayaran sewanya lancar, tapi, pada 2018 sempat tersendat. Bahkan, sampai denganĀ  Juni 2019 justru tidak ada kejelasan sama sekali dan saat ditanya bagaimana nasib mobil yang disewa, si HDC tidak ada respon,” katanya.

Terlebih lagi, imbuh Imam, pada beberapa waktu lalu, HDC juga sempat disomasi secara pribadi oleh kliennya. Akan tetapi, terlapor juga tidak memberikan tanggapan apapun.

Oleh karena itulah, pihak korban bersama Tim Kuasa Hukum langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan perkara tindak pidana penggelapan tersebut kepada aparat kepolisian di lingkup Polres Kediri Kota.

Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi mengatakan belum mengetahui adanya laporan tersebut. “Kami belum tahu mengenai laporan tersebut. Mohon untuk koordinasi dengan Kasat Reskrim,” kata AKP Kamsudi.

Namun, Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono belum dapat dikonfirmasi. Dihubungi melalui telepon genggamnya, Kasat belum menjawab. Terpisah, terlapor HDC yang dikonfirmasi, secara singkat menjawab berita tersebut tidak benar. “Berita itu tidak benar. Nanti akan saya jelaskan,”. bantahnya singkat. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar