Hukum & Kriminal

Aset Usaha Milik CV TMJ, Mayoritas Belum Berizin

John Barbershop yang disita polisi diduga tak berizin. (foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Aliran dana investasi bodong penggemukan sapi perah dari para korban sebagian digunakan untuk membangun usaha. Mulai dari pembangunan kantor CV Tri Manunggal Jaya (TMJ), cafe Cak Benu, Jhon Barbershop dan fitness Pendowo.

Selain itu, dana oleh tersangka GS juga digunakan untuk membeli rumah di perumahan elite Green Palace. Polisi masih terus menelusuri kemana aliran dana dari korban investasi bodong tersebut, karena diperkirakan kerugian yang ditimbulkan sangat besar, hingga ratusan miliar rupiah.

Beritajatim.com berusaha menelusuri aset usaha milik CV TMJ maupun tersangka GS yang saat ini sudah disegel oleh pihak kepolisian. Menurut data dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ponorogo, hanya CV TMJ saja yang terdaftar di dinas tersebut. Tersangka Hadi Suwito mendaftarkannya pada tahun 2018 lalu.

“Yang terdaftar di dinas kami cuma CV TMJ saja, yang lainnya seperti cafe Cak Benu, Fitness Pendowo maupun John Barbershop belum berizin,” kata Plt DPMPTSP Sapto Djatmiko, Rabu (26/2/2020).

Sapto mengungkapkan data perizinan CV TMJ terkait budang usaha peternakan dan susu sapi. Pengurusan izin waktu itu belum menerapkan sistem online single submission (OSS). Dan sampai saat ini belum diperbarui menjadi nomor induk berusaha (NIB).

“Hadi Suwito sebelumnya belum familiar, Dia pendatang baru di dunia usaha di Ponorogo,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, polisi terus melakukan penelusuran terhadap aliran uang investigasi bodong bermodus penggemukan sapi perah. Dengan melacak aset-aset yang dimiliki oleh CV Tri Manunggal Jaya (TMJ). Yakni tempat fitnes Pandawa, John Barbershop, cafe cak benu dan kantor CV TMJ yang berada di Jalan Anggrek Kelurahan Bangunsari Ponorogo. Beberapa tempat tersebut sekarang ditutup dengan menggunakan garis polisi.

“Saat ini kami amankan sejumlah aset yang diduga hasil dari investasi penggemukan sapi perah,” kata Kapolres Ponorogo AKBP. Arief Fitrianto. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar