Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Aplikasi Betah Pol Kejari Perak Surabaya, Mudahkan Keluarga Bezuk Tahanan

Erna Rahmawati, salah satu warga Surabaya yang membezuk saudaranya melalui aplikasi Betah Pol,

Surabaya (beritajatim.com) – Berawal dari keluhan masyarakat yang tidak bisa membezuk keluarga yang sedang kesandung masalah hukum selama masa pandemi Covid-19 ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya membuka aplikasi bezuk tahanan lewat online atau dikenal Betah Pol.

Erna Rahmawati, salah satu warga Surabaya yang membezuk saudaranya yang tersandung perkara narkoba ini mengaku sangat terbantu dengan inovasi Betah Pol yang diberikan Kejari Tanjung Perak ini.

Menurut Erna, selama saudaranya tersebut bermasalah dengan hukum tak sekalipun dia bisa berkomunikasi. Sebab, memang selama pandemi Covid-19 tidak diperkenankan melakukan kunjungan kepada tahanan.

“Saya sangat terbantu dengan fasilitas yang diberikan oleh Kejaksaan Perak ini. Selama ini belum pernah ketemu akhirnya bisa ngobrol dengan saudara saya yang lagi kena masalah,” ujarnyai.

Erna mengucapkan terimakasih kepada pihak Kejaksaan Tanjung Perak atas kemudahan yang diberikan.

Sementara itu Kepala Kejari Tanjung Perak I Ketut Kasna Dedi menyatakan inovasi yang dibikin oleh institusi yang dia pimpin ini berawal dari keluhan masyarakat yang tidak bisa membezuk tahanan.

“Apa yang dikeluhkan para keluarga ini kan harus kita perhatikan juga, selain itu juga untuk memastikan pada para keluarga bahwa para tahanan ini dalam kondisi baik meskipun tidak bisa dibezuk,” ujar Kasna, Jumat (9/7/2021).

Kepala Kejari Tanjung Perak I Ketut Kasna Dedi

 

Dengan adanya aplikasi Betah Pol ini lanjut Kasna, masyarakat tidak perlu datang ke Rumah Tahanan (Rutan) tempat keluarga mereka yang bermasalah. Jadi masyarakat cukup mendaftar melalui website Kejari Perak https.kejari-tanjungperak.kejaksaan.go.id.

“Nanti tim kita yang akan mengatur waktu dan mengkonekan dengan sistem yang ada di Rutan tempat keluarga yang ditahan. Jadi cukup daftar secara online, bisa ngobrol dari rumah melalui handphone,” ujar mantan Kasi Intel Kejari Surabaya ini.

Dijelaskan Kasna, bagi masyarakat yang tidak memiliki fasilitas maka pihaknya mempersilahkan keluarga yang akan membesuk untuk datang ke Kejaksaan Perak dan nantinya disediakan fasilitas sehingga bisa berkomunikasi lewat monitor yang disediakan.

Waktu bezuk online ini lanjut Kasna dilaksanakan setiap hari Jumat sekitar pukul 08.00 sampai 12.00 Wib. Sementara pendaftaran bisa dilakukan setiap hari Senin sampai Kamis. Dan Kejaksaan Perak yang nanti akan mengatur pelaksanaan dan selanjutnya akan akan diinfokan melalui Whatsaap.

“Selama komunikasi antara keluarga dan tahanan pun dalam pengawasan tim kita. Jadi apa yang mereka omongkan bisa kita dengarkan,” ujarnya.

Kasna menegaskan, fasilitas ini diberikan pada ini karena semata-mata untuk memenuhi hak-hak masyarakat, dan diberikan secara gratis. [uci/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar