Hukum & Kriminal

Antrean Pembuatan dan Perpanjangan SIM di Polres Mojokerto Membludak

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemohon pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Satlantas Polres Mojokerto membludak. Antrean panjang ini tanpa menerapkan protokol kesehatan tersebut, terjadi setelah libur panjang akibat pandemi Covid-19 pada, Selasa (2/6/2020) pekan lalu.

“Gimana lagi, pemohonnya memang banyak sedangkan ruang tunggunya terbatas. Dari pagi pukul 08.00 WIB, tapi sampai pukul 10.30 WIB belum dipanggil-panggil juga,” ungkap salah satu pemohon warga Asal Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (8/6/2020).

Antrean panjang saat melakukan perpanjangan SIM C ini,harus dia lakukan lantaran SIM-nya di luar dari dispensasi yang diberikan petugas. Yakni, tanggal 24 Maret 2020 sampai tanggal 29 Mei 2020. Menurutnya, masa berlaku SIM-nya akan habis di awal bulan Juni 2020 ini.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Rido Ariefianto mengaku, membludaknya permohonan SIM beberapa hari tersebut memang tak lepas dari libur panjang akibat pandemi Covid-19. Sehingga dalam pelayanan, pihaknya menerapkan pembatasan menghindari terjadinya penumpukan di Satpas.

“Untuk batasan ada, tapi tidak mengikat. Fluktuaktif tergantung banyaknya pemohon pada hari itu. Sebenarnya masyarakat tidak perlu khawatir karena berdasarkan surat telegram Kapolda Jatim Nomor: ST/928/VI/YAN.1.1./2020 tanggal 4 Juni 2020, Polda Jatim menerapkan dispensasi untuk perpanjangan SIM yang habis masa berlakunya,” jelasnya.

Yakni, bagi pemegang SIM yang masa berlakunya terhitung tanggal 24 Maret 2029 sampai tanggal 29 Mei 2020 dapat diberikan dispensasi proses perpanjangan selama satu bulan. Sehingga masyarakat masih punya waktu sampai 30 Juni 2020 untuk melakukan perpanjangan. Hal terjadi diterapkan di tengah pandemi Covid-19.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar