Hukum & Kriminal

Antisipasi Mudik, Ini 3 Titik Penyekatan di Wilayah Bojonegoro

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia

Bojonegoro (beritajatim.com) – Polres Bojonegoro akan memberlakukan penyekatan di tiga titik yang menjadi akses mobilitas bagi para pemudik. Hal itu sebagai tindak lanjut adanya larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia menjelaskan, penyekatan akses bagi pemudik dilakukan sebagai tindak lanjut adanya larangan mudik Lebaran 2021 guna menekan penularan Covid-19. Aturan ini berlaku mulai 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

“Angka positif Covid-19 masih tinggi sehingga pemerintah perlu mengambil langkah tegas. Kita himbau kepada masyarakat tidak melakukan pergerakan atau kegiatan ke luar daerah,” ujarnya, Selasa (20/4/2021).

Untuk diketahui, penyekatan di tiga titik larangan mudik Lebaran 2021, yaitu pertama wilayah Padangan perbatasan dengan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kedua wilayah Margomulyo perbatasan dengan Kabupaten Ngawi dan ketiga wilayah Gondang perbatasan dengan Kabupaten Nganjuk.

“Tujuannya adalah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 seperti yang tejadi sebelumnya yakni pada beberapa kali masa libur panjang, termasuk saat libur Natal dan Tahun Baru 2020,” jelas Pandia.

AKBP EG Pandia mengimbau kepada masyakat selama Lebaran nanti untuk tidak melakukan pergerakan, mobilitas atau aktivitas kegiatan yang berpotensi menaikkan angka kasus penularan Covid-19. Dan tetap patuhi aturan Pemerintah dan disiplin protokol kesehatan. [lus/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar